Demo Anti-Pemerintah di Iran Kian Panas, Trump: AS Siap Membantu!
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ikut buka suara soal demonstrasi besar anti-pemerintah di Iran. Trump yang telah berulang kali mengancam akan campur tangan dalam beberapa hari terakhir, memposting pernyataan dukungan bagi Iran di media sosial pada hari Sabtu lalu.
"Iran sedang mengincar KEBEBASAN, mungkin seperti belum pernah terjadi sebelumnya. AS siap membantu!!!" tulisnya dalam sosla media, dikutip dari Reuters dan CNA, Minggu (11/1/2026).
Sayangnya, tidak jelas dukungan seperti apa yang dimaksud Trump. Akan tetapi, pernyataan ini dikeluarkan sehari setelah ia mengatakan AS akan menyerang Teheran "dengan sangat keras" jika pemerintah "mulai membunuh orang" di Gedung Putih.
Senator Lindsey Graham, seorang kritikus rezim Iran, juga mengatakan di X: "Kepada rakyat Iran: mimpi buruk panjang Anda akan segera berakhir.
"Keberanian dan tekad Anda untuk mengakhiri penindasan telah diperhatikan oleh [Trump] dan semua orang yang mencintai kebebasan."
"Ketika Presiden Trump mengatakan 'Jadikan Iran Hebat Kembali', itu berarti para pengunjuk rasa di Iran harus menang atas Ayatollah," tulis Graham di X, dikutip dari Sky News.
Terdapat laporan baru tentang kekerasan di seluruh Iran, meskipun pemadaman internet membuat media sulit untuk menilai sepenuhnya sejauh mana kerusuhan tersebut.
Pada Sabtu malam, barulah video-video baru yang diunggah secara daring terkait dengan kondisi Iran. Video ini diduga menunjukkan protes baru di sejumlah lingkungan di ibu kota Teheran dan beberapa kota, termasuk Rasht di utara, Tabriz di barat laut, serta Shiraz dan Kerman di selatan. Sayangnya, Reuters tidak dapat segera memverifikasi video-video terbaru tersebut. Namun, tampak dari video yang diunggah di sosial media TRT World, ada masjid yang ikut terbakar akibat demonstrasi ini.
(haa/haa)