MARKET DATA

Bulog Beberkan Stok Beras di Sumatra, Kasih Jaminan

Martyasari Rizky,  CNBC Indonesia
09 January 2026 18:50
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers di kantor pusat BNPB, Jakarta, Jumat (9/1/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers di kantor pusat BNPB, Jakarta, Jumat (9/1/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan progres penyaluran bantuan pangan tanggap darurat yang saat ini difokuskan ke wilayah terdampak banjir di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dalam pelaksanaannya, kata Rizal, Bulog menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto dengan menetapkan tiga skala prioritas penyaluran bantuan, yakni daerah yang benar-benar terisolir, daerah yang paling membutuhkan, serta wilayah yang terpapar bencana. Selain itu, sesuai arahan Prabowo dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, volume stok bantuan pangan yang disalurkan juga ditingkatkan atau dilipatgandakan.

"Sebagai contoh, kebutuhan Aceh yang semula diusulkan 1.000 hingga 5.000 ton, ditingkatkan menjadi tiga kali lipat. Langkah serupa juga dilakukan untuk Sumatra Utara dan Sumatra Barat," kata Rizal dalam konferensi pers di kantor pusat BNPB, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Untuk wilayah Aceh, Bulog mengoperasikan 15 gudang yang tersebar hampir di seluruh kabupaten dengan kondisi stok yang memadai. Total cadangan beras pemerintah (CBP) di Aceh mencapai 64.889 ton, dengan dukungan minyak goreng sebesar 307.220 liter.

Dari jumlah tersebut, cadangan beras untuk bencana alam yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 12.561 ton, ditambah cadangan beras daerah sebanyak 154 ton. Atas permintaan Gubernur Aceh, Bulog juga telah menyalurkan tambahan 5.000 ton beras yang kini sudah terdistribusi ke seluruh kabupaten dan kota.

Selain itu, bantuan pangan beras sesuai instruksi Prabowo yang disalurkan ke Aceh mencapai 8.922 ton, serta bantuan minyak goreng sebanyak 1.784 liter. Penyaluran awal diprioritaskan ke wilayah yang sempat terisolir seperti Bener Meriah dan Takengon, kemudian dilanjutkan ke Aceh Tamiang dan daerah terdampak lainnya.

"Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa beras, minyak, dan gula, tetapi juga dana serta pakaian layak pakai," ujarnya.

Di Sumatra Utara, Bulog mengoperasikan sekitar 19 titik gudang dengan kondisi stok yang juga dinilai cukup. Per Januari, cadangan pangan di wilayah ini tercatat sebesar 17.904 ton, sedangkan stok minyak goreng mencapai sekitar 284.588 kiloliter.

Bantuan beras pemerintah untuk bencana di Sumatra Utara, telah terdistribusi mencapai 5.098 ton, ditambah bantuan dari pemerintah daerah sekitar 57 ton. Selain itu, bantuan pangan beras kepada masyarakat tercatat sebesar 15.211 ton, serta bantuan minyak goreng sebanyak 3.042 ton.

Menurut Rizal, proses penyaluran di Sumatra Utara berjalan relatif lancar karena tingkat dampak bencana tidak seberat di Aceh.

Sementara itu di Sumatra Barat, Bulog memiliki hampir 12 gudang dengan kondisi stok yang hampir penuh. Hingga 8 Januari 2026, stok beras di wilayah ini tercatat sebesar 5.508 ton, dengan tambahan sekitar 30.000 ton dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Padang. Stok minyak goreng tersedia sebanyak 15.928 kiloliter.

Bantuan beras untuk Sumatra Barat yang telah disalurkan mencapai 1.069 ton, ditambah bantuan antardaerah sebesar 160 ton. Selain itu, bantuan pangan beras kepada masyarakat mencapai 6.795 ton, serta bantuan minyak goreng sebanyak 1.359 kiloliter.

"Seperti di wilayah lainnya, bantuan juga mencakup dana, pakaian layak pakai, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya. Penanganan bencana di Sumatra Barat dinilai berjalan cepat dan tanggap darurat telah selesai berkat sinergi berbagai pihak," sebut dia.

Secara keseluruhan, Rizal mengatakan, penyaluran bantuan pangan di tiga provinsi tersebut dapat berjalan berkat dukungan dan sinergi lintas instansi, termasuk TNI, Polri, dan BNPB, yang membantu distribusi logistik melalui jalur darat, laut, maupun udara.

"Bulog menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan dukungan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana," pungkasnya.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Stok Beras di Bulog Numpuk 3,91 Juta Ton, Hasil Gabah Petani Segini


Most Popular
Features