PD 3 di Depan Mata, AS Gelontorkan Rp 330 M untuk Pesawat 'Kiamat'
Jakarta, CNBC Indonesia - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) meneken kontrak modifikasi senilai US$20,3 juta atau sekitar Rp330 miliar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pesawat strategis E-6B Mercury, yang kerap dijuluki "pesawat kiamat".
Kontrak tersebut diberikan kepada Rockwell Collins Inc. yang beroperasi sebagai Collins Aerospace Government Systems, bagian dari RTX. Dana itu digunakan untuk memproduksi dan mengirimkan tiga kit modernisasi perangkat pemancar daya tinggi bagi armada E-6B.
"Kontrak ini mencakup produksi penuh peningkatan pemancar untuk armada E-6B," demikian tertulis dalam pemberitahuan kontrak Departemen Angkatan Laut AS, dikutip Kamis (8/1/2026). Pekerjaan akan dilakukan di Richardson, Texas, dan ditargetkan rampung pada Juni 2027.
Pendanaan proyek berasal dari anggaran pengadaan pesawat Angkatan Laut tahun fiskal 2026 dan tidak akan hangus pada akhir tahun anggaran berjalan. Program ini dikelola oleh Komando Sistem Penerbangan Angkatan Laut (Naval Air Systems Command/NAVAIR) yang berbasis di Patuxent River, Maryland.
Pesawat E-6B memegang peran krusial dalam arsitektur komando, kendali, dan komunikasi nuklir militer AS. Platform ini berfungsi sebagai penghubung udara yang tangguh antara kepemimpinan nasional dengan kekuatan strategis, termasuk kapal selam rudal balistik dan unit rudal balistik antarbenua.
Kit modernisasi yang dipesan dirancang untuk meningkatkan sistem komunikasi daya tinggi, termasuk dukungan frekuensi sangat rendah yang dibutuhkan dalam misi komando strategis. Namun, Angkatan Laut AS tidak merinci spesifikasi teknis peningkatan tersebut dengan alasan keamanan operasional.
Collins Aerospace dikenal sebagai pemasok lama sistem avionik dan komunikasi bagi militer AS, serta terlibat dalam berbagai program modernisasi platform strategis. Dalam beberapa tahun terakhir, armada E-6B juga telah menjalani peningkatan bertahap guna memperpanjang usia pakai dan menjaga kesiapan misi, dengan fokus pada avionik, ketahanan komunikasi, dan integrasi jaringan komando dan kendali, tanpa perubahan besar pada struktur pesawat.
(sef/sef)[Gambas:Video CNBC]