Tak Cuma Rusia! AS Hingga Kanada Mau Bangun Pembangkit Nuklir di RI

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
Kamis, 08/01/2026 10:45 WIB
Foto: REUTERS/Shannon Stapleton

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, terdapat beberapa negara yang tertarik untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Hal ini karena, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perusahaan asing yang tertarik berinvestasi.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengatakan tidak hanya dari Rusia, sejumlah perusahaan yang berasal dari Amerika dan Kanada juga menunjukkan minat.

"Kemarin aja Amerika juga datang. Kanada juga datang. Ramai," kata Eniya ditemui di Gedung Kementerian ESDM, dikutip Kamis (8/1/2026).


Adapun, dari sisi lokasi, Eniya menyebutkan terdapat dua wilayah yang sudah tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), dengan data paling banyak berada di wilayah Bangka Belitung. Kalimantan juga disebut telah memiliki kajian awal atau pra-studi kelayakan (pre-feasibility study).

"Terus datanya seperti apa saya belum tahu tuh. Nah nanti kalau tempat-tempat lain juga memungkinkan ya why not," kata Eniya.

Menurut dia, sebelumnya Batan telah mengkaji sekitar 28 lokasi potensial untuk pembangunan PLTN. Namun, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah offtaker atau pihak penyerap listrik dari PLTN tersebut.

"Ada list 28 kan yang dulu pernah ditelaah oleh BATAN (Badan Tenaga Nuklir). Nah kita tinggal, dari list itu kan harus ada offtaker. Ini problem utama offtaker. Mau duluan Kalbar atau duluan Bangka atau duluan tempat lain, offtakernya ini," katanya.

Sebagaimana diketahui, Indonesia berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) berkapasitas hingga 500 Mega Watt (MW). Hal tersebut tertuang di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) untuk periode 2025-2034.

Menurut Eniya proyek PLTN di dalam RUPTL nantinya akan dibangun di dua lokasi, yakni Sumatera dan Kalimantan, masing-masing dengan kapasitas 250 megawatt (MW).


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jepang Siap Menghidupkan Kembali PLTN Nuklir Terbesar di Dunia