Geger Mobil Avanza Nekat Lawan Arah di Tol Bandara Soekarno-Hatta
Tim Redaksi,
CNBC Indonesia
06 January 2026 09:55
Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi nekat pengemudi mobil Toyota Avanza menghebohkan jagat media sosial. Mobil berkelir silver itu melawan arah di salah satu ruas Jalan Tol Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/1/2026). Hingga saat ini, identitas pengemudi tersebut masih menjadi teka-teki.
Viral di Media Sosial
Berdasarkan rekaman video yang viral, mobil tersebut melaju di bahu jalan atau lajur darurat dengan arah yang berlawanan dari arus lalu lintas normal. Aksi ini memicu kekhawatiran pengguna jalan lain mengingat jalur tersebut merupakan akses utama menuju bandara yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi dan kecepatan kendaraan yang tinggi pula.
Kasat Lantas Polres Bandara Soekarno-Hatta AKP Sularno mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/1/2025) pagi. Mobil itu mulanya melaju dari Tol Sedyatmo menuju Gerbang Tol Benda Utama di Km 3.
"Tiba-tiba sebelum masuk ke area transaksi gardu 7 entrance Benda, kendaraan berhenti lalu memutar balik dan melaju melawan arah ke arah Soetta," kata Sularno dalam keterangannya, Senin (5/1/2025).
Petugas Sempat Mengejar
Sularno menyebut petugas gerbang tol sempat berlari mengejar dan mencegah mobil itu melawan arah lantaran membahayakan. Namun, pengemudi tetap melaju.
"Melihat kejadian tersebut satpam gerbang (Pak Hidayatulloh) berlari dan teriak untuk mencegah agar kendaraan tersebut tidak putar arah tapi kendaraan tetap melaju dan tidak teridentifikasi," tuturnya.
Pencarian Kendaraan
Satlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta dan pengelola jalan tol telah melakukan pemantauan melalui rekaman CCTV guna mengidentifikasi nomor polisi kendaraan tersebut. Meski demikian, kepolisian mengakui bahwa proses identifikasi masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
"Mengecek CCTV Tol melihat kejadian ke CSS gerbang tol Benda utama. Patroli 211A mengarah dari KM 05+600B ke TKP, dan sudah di telusuri patroli 211A, untuk kendaraan Toyota Avanza silver tidak terlacak dan tidak teridentifikasi," jelasnya.
Lebih lanjut Sularno menegaskan bahwa aksi melawan arus di jalan tol adalah pelanggaran berat yang sangat fatal. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan nyawa pengemudi mobil itu sendiri, tetapi juga berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan beruntun yang melibatkan pengguna jalan lainnya.
Artikel selengkapnya >>> Klik di sini
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]