Internasional

Kebakaran Dahsyat Gara-gara Petasan, Lahan 25 Hektar Hangus Seketika

Redaksi, CNBC Indonesia
Kamis, 01/01/2026 12:15 WIB
Foto: Seorang wanita mengenakan kacamata bertuliskan "2026" selama perayaan Tahun Baru di Lusail, Qatar, Kamis (1/1/2026). (REUTERS/Mohammed Salem)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perayaan Malam Tahun Baru 2026 memicu beberapa insiden di wilayah Australia. Di Sydney, dua gadis dilarikan ke rumah sakit setelah terluka gara-gara kembang api ilegal. Sementara itu, di Melbourne, seorang pria menderita cedera wajah serius.

Di Australia Barat, polisi menuntut seorang pria berusia 19 tahun di Kalamunda karena diduga melemparkan petasan ke rumput kering yang memicu kebakaran hutan, dikutip dari The Guardian, Kamis (1/1/2026).


Polisi setempat mengatakan lebih dari 2.000 rumah di daerah tersebut kehilangan aliran listrik. Api juga kian mendekat ke rumah-rumah warga.

Api dilaporkan telah menghanguskan lebih dari 25 hektar lahan semak dan masih berkobar pada Kamis pagi ini.

Sebanyak 313 insiden terkait kembang api dilaporkan di Victoria, beberapa di antaranya mengakibatkan cedera serius, kata polisi setempat..

Di antara mereka adalah seorang pria berusia 31 tahun dari Mickleham, yang dirawat di rumah sakit dengan cedera wajah serius, dan seorang pria berusia 43 tahun dari Corio, yang menderita cedera jari serius, kata polisi.

St Kilda dan Geelong dinyatakan sebagai "area yang diawasi" sebelum perayaan Tahun Baru 2026, memberikan polisi wewenang untuk melakukan penggeledahan, memeriksa mobil, dan membubarkan orang tanpa surat perintah atau alasan yang masuk akal.

Penetapan ini menyusul penetapan CBD Melbourne, Docklands, Southbank, dan bagian lain dari pusat kota pada bulan November sebagai "area yang diawasi" hingga 29 Mei 2026.

Langkah ini digambarkan kelompok hak asasi manusia dan hukum sebagai "pelanggaran wewenang yang sangat besar".

Di antara mereka yang digeledah sepanjang malam Tahun Baru 2026 adalah seorang anak laki-laki berusia 17 tahun di stasiun kereta api Flinders Street, yang menurut polisi ditemukan membawa mesin gerinda sudut, balaclava, sarung tangan, dan barang-barang yang diduga digunakan untuk membobol dan masuk. Remaja tersebut didakwa dan akan menghadapi pengadilan anak di kemudian hari.

"Secara keseluruhan, kami melihat perilaku yang baik dari kerumunan sepanjang malam dengan orang-orang yang mengindahkan saran kami untuk merayakan dengan aman dan bertanggung jawab," kata komandan sementara Belinda Jones, seraya mencatat ada 18 penangkapan sepanjang malam.

"Ada sejumlah kecil orang yang bertindak terlalu jauh dan memilih untuk melakukan hal yang salah. Semua insiden yang dilaporkan diselesaikan dengan cepat sehingga tidak mengganggu masyarakat luas. Saya ingin berterima kasih kepada setiap petugas polisi yang membantu di seluruh negara bagian untuk memastikan warga Victoria dapat menikmati perayaan dengan aman," ia menuturkan.

Sebuah taman di atap gedung terbakar setelah insiden kembang api di sebuah gedung Treasury Place. Api dengan cepat dipadamkan dan tidak ada laporan cedera.

Ambulance Victoria mengatakan ini adalah salah satu periode malam Tahun Baru tersibuk yang pernah mereka lihat dalam beberapa tahun terakhir, dengan peningkatan 150% insiden di Melbourne antara tengah malam dan pukul 2 pagi, dan peningkatan 300% di Geelong dan wilayah Barwon dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bundaran HI Jakarta Jadi Pusat Perayaan Malam Tahun Baru