MARKET DATA

Trump Mendadak Ancam Tutup Ruang Udara Venezuela, Ada Apa?

pgr,  CNBC Indonesia
30 November 2025 07:46
Presiden AS Donald Trump berbicara di dalam Ruang Oval, pada hari ia diperkirakan akan menandatangani rancangan undang-undang pendanaan untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS, di Gedung Putih di Washington, D.C., 12 November 2025. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Foto: Presiden AS Donald Trump berbicara di dalam Ruang Oval, pada hari ia diperkirakan akan menandatangani rancangan undang-undang pendanaan untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS, di Gedung Putih di Washington, D.C., 12 November 2025. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba memberikan ancaman serius dengan akan menutup ruang udara Venezuela secara penuh.

Mengutip AFP, Minggu (30/11/2025), Caracas, yang memandang pembangunan besar-besaran kekuatan militer AS di Karibia sebagai upaya tekanan untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro, mengecam peringatan Trump sebagai "ancaman kolonialis."

"Kepada seluruh Maskapai, Pilot, Pengedar Narkoba, dan Pelaku Perdagangan Manusia," tulis Trump di jejaring sosial Truth miliknya.

"Harap anggap RUANG UDARA DI ATAS DAN SEKITAR VENEZUELA SEPENUHNYA DITUTUP," lanjut Trump.

Peringatan tersebut muncul beberapa hari setelah regulator penerbangan AS meminta maskapai untuk meningkatkan kewaspadaan di dekat Venezuela seiring meningkatnya ketegangan. Regulator juga mendorong beberapa maskapai besar menangguhkan penerbangan.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Venezuela menyebut komentar terbaru Trump sebagai "agresi baru yang berlebihan, ilegal, dan tidak beralasan terhadap rakyat Venezuela."

Pernyataan itu juga memperingatkan bahwa gangguan ruang udara tersebut dapat menghentikan penerbangan repatriasi migran Venezuela dari Amerika Serikat.

Menjelang sore, situs pelacak penerbangan FlightRadar24 menunjukkan hanya sedikit pesawat yang beroperasi di atas Venezuela.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Trump Turun Gunung Perang Thailand-Kamboja, Ungkap Hal Ini


Most Popular