Internasional

Ledakan Dahsyat Muncul di Tengah Laut, Kapal Raksasa Terbakar

MFakhriansyah, CNBC Indonesia
Sabtu, 29/11/2025 07:00 WIB
Foto: Api dan asap tebal mengepul dari sebuah kapal tanker setelah ledakan mengguncang dua kapal dari armada bayangan Rusia di Laut Hitam dekat Selat Bosporus Turki, Jumat (28/11/2025). (via REUTERS/Turkish Directorate General for)

Jakarta, CNBC Indonesia - Insiden kebakaran terjadi di tengah laut, akibat ledakan keras yang mengguncang dua kapal tanker dari armada bayangan Rusia di Laut Hitam dekat Selat Bosphorus Turki pada Jumat (28/11) waktu setempat.

Operasi penyelamatan dilancarkan bagi mereka yang berada di dalamnya, ungkap otoritas dan sumber Turki, dikutip dari Reuters, Sabtu (29/11/2025).

Kairos, kapal tanker sepanjang 274 meter, mengalami ledakan dan terbakar di Laut Hitam saat dalam perjalanan dari Mesir ke Rusia, ungkap Kementerian Perhubungan Turki.


Dilaporkan bahwa dua kapal penyelamat cepat, satu kapal tunda, dan satu kapal tanggap darurat segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan 25 awak kapal berhasil diselamatkan dengan selamat.

Kairos sedang menuju pelabuhan Novorossiysk Rusia ketika melaporkan "dampak eksternal" yang menyebabkan kebakaran 28 mil laut lepas pantai Turki, kata Direktorat Urusan Maritim Turki.

Kapal tanker lain, Virat, dilaporkan tertabrak sekitar 35 mil laut lepas pantai, lebih jauh ke timur di Laut Hitam, dan unit penyelamat serta sebuah kapal komersial dikirim ke lokasi kejadian.

Asap tebal terdeteksi di ruang mesin tetapi 20 personel di dalamnya dalam kondisi baik, tambahnya.

Baik Kairos maupun Virat ada dalam daftar kapal yang dikenai sanksi terhadap Rusia setelah invasi skala penuhnya ke Ukraina pada tahun 2022, menurut data LSEG.

Telah terjadi beberapa insiden kapal menabrak ranjau di Laut Hitam dalam beberapa tahun terakhir, dan beberapa ranjau ditemukan hanyut.

Kairos sedang berlayar di bawah bendera Gambia dan menggunakan pemberat saat insiden terjadi, kata agen pelayaran Tribeca.

Dikatakan bahwa laporan mengindikasikan bahwa kapal tersebut mungkin menabrak ranjau dan berada dalam bahaya tenggelam.

Lalu lintas pelayaran melalui selat tersebut tetap berlanjut, kata agen tersebut.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Meneropong Kondisi - Prospek Industri Asuransi RI