Pertumbuhan tersebut semakin menguat pada 2025. Januari–Oktober 2025, Commuter Line Jabodetabek telah melayani 287.297.882 penumpang, setara lebih dari 20 juta perjalanan setiap bulan. Angka ini memperlihatkan peran KRL sebagai tulang punggung mobilisasi perkotaan, menghubungkan pusat-pusat aktivitas mulai dari perkantoran, pendidikan, hingga kawasan hunian komuter yang terus berkembang. Untuk mengenang peran JALITA dan dua seri lain yang turut mengawal transformasi layanan Tokyu Seri 7000 dan JR203. KAI bersama komunitas membuka Mini Museum JALITA pada 10–16 November. Pameran ini menampilkan sejarah tiga seri KRL legendaris serta edukasi publik seperti aturan naik KRL, kampanye Stop Pelecehan Seksual, keselamatan perjalanan, dan pengenalan sarana modern. Sebanyak 20.426 pengunjung hadir dalam sepekan, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap evolusi transportasi urban Indonesia.(Dok KAI)