Jalan Otista Dilaporkan Ricuh, Massa Sempat Culik & Sandera Polantas

sef, CNBC Indonesia
Jumat, 29/08/2025 09:49 WIB
Foto: Ilustrasi (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kericuhan terjadi di Jalan Otista, Jakarta Timur, Jumat (29/8/2025) pagi. Dilaporkan salah seorang anggota polisi lalu lintas (Polantas) sempat diculik dan disandera massa.

"Mereka menculik salah satu anggota lalin," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal sebagaimana dilaporkan detik.

"Nggak (dipukuli). Disandera, tapi bisa kita ambil kita amankan," ujarnya.


Dilaporkan pula bahwa saat ini Polantas tersebut sudah diamankan. Namun pihak kepolisian masih berjaga-jaga di jalan tersebut.

"Kami sudah bisa mengamankan anggota kami dan saat ini kita status quo di Jalan Otista," tambahnya.

Kerusuhan Otista terjadi jam 3.00 WIB pagi. Dari video viral di internet, massa sempat membakar ban.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi setelah kabar seorang pengendara ojek online (ojol) terlintas kendaraan taktis (rantis) Brimob, Kamis malam. Ia diketahui bernama Affan Kurniawan, mitra Gojek dan Grab.

Massa lalu mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus). Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri sudah meminta maaf dan bertemu dengan keluarga pengendara ojol yang tewas terlindas rintis Brimob. Pertemuan dilakukan di RSCM Polri Jumat dini hari.

Kapolri meminta maaf dan terlihat membungkuk saat menemui dua keluarga korban di salah satu ruangan rumah sakit. Tak selang berapa lama, Kapolri pun memeluk satu keluarga korban.

"Mohon maaf ya Pak ya," ujar Kapolri.

Kapolri sebelumnya juga telah menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa itu dalam sebuah keterangan tertulis. Kejadian terjadi saat pihak kepolisian berusaha membubarkan massa yang berkumpul usai demonstrasi di DPR.

"Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini," kata Sigit menegaskan pihaknya telah memerintahkan jajarannya untuk segera mengambil langkah penanganan.


(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Massa Demo Masih Bertahan di Mako Brimob Kwitang