Citra satelit menunjukkan kilang minyak di pelabuhan Hodeidah, Yaman, sebelum pasukan Israel melancarkan serangan terhadap milisi Houthi Sabtu lalu. (Maxar Technologies/Handout via REUTERS)
Setelah serangan oleh pasukan Israel, terlihat kepulan asap hitam membumbung ke udara dan kerusakan di pelabuhan penyimpanan minyak itu. (Maxar Technologies/Handout via REUTERS)
Dilaporkan enam orang yang tewas akibat serangan udara Israel itu. (Maxar Technologies/Handout via REUTERS)
Ledakan dahsyat terlihat lebih dekat. Israel mengklaim serangan menargetkan markas dan fasilitas vital kelompok bersenjata Houthi di negara itu. (AFP/-)
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel memilih target di Hodeidah karena pelabuhan tersebut digunakan untuk tujuan militer. (AFP/-)
"Mereka menggunakan senjata ini untuk menyerang Israel, menyerang negara-negara di kawasan, menyerang jalur pelayaran internasional, salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia," ujarnya setelah serangan tersebut, dilansir The Guardian. (AFP/-)
Dikutip dari AFP, Senin (22/7/2024), tim pemadam kebakaran Yaman masih berjuang untuk memadamkan api besar di pelabuhan Hodeida Yaman. Serangan Israel telah membahayakan kapal bantuan di pelabuhan tersebut. (AFP/-)
"Api besar dan asap hitam terlihat membubung ke langit selama tiga hari berturut-turut setelah serangan pada hari Sabtu," kata seorang koresponden AFP di Hodeida. (AFP/-)