Pengunjuk rasa bertahan di jalan ketika polisi menggunakan tembakan meriam air untuk membubarkan aksi demonstrasi di Tel Aviv, Israel, Sabtu (24/2/2024). Gelombang aksi tersebut protes terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas dari Gaza. REUTERS/Dylan Martinez
Demonstran menuntut pemerintah Israel untuk segera membawa pulang para sandera setelah 100 hari berada dalam tawanan Hamas. REUTERS/Dylan Martinez
Saat dibubarkan polisi dengan tembakan meriam air, massa dalam demonstrasi tersebut tetap bertahan dan menyerukan gencatan senjata di Gaza. REUTERS/Dylan Martinez
Hamas sebelumnya telah mengkondisikan pembebasan 130 sandera yang masih disandera Israel dengan membebaskan ribuan militan Palestina yang dipenjara dan membatalkan serangan ke Gaza. REUTERS/Dylan Martinez
Israel secara terbuka menolak keras pembebasan tahanan dalam skala besar dan mengatakan bahwa penghentian pertempuran hanya bersifat sementara karena mereka bermaksud penuh untuk membubarkan Hamas. REUTERS/Dylan Martinez
Netanyahu dinilai gagal dari rakyat Israel dan beberapa politisi akibat krisis sandera Israel di Gaza dan tidak menemukan cara untuk memastikan keamanan mereka kembali ke Israel. REUTERS/Dylan Martinez
Israel terus melakukan serangan gencar di Jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya 30.000 orang. REUTERS/Dylan Martinez