atung Yesus Kristus raksasa itu disebut Christ the Redeemer. Berdasarkan arsip majalah Time, awal mula pendirian patung ini digagas oleh Pendeta Vinsensian Pedro Maria Boss pada 1850 untuk menghormati Putri Isabel, anak dari Kaisar Pedro II. Namun, karena adanya kebijakan pemberlakuan yang mengharuskan pemisahan urusan gereja dan negara, proyek patung tersebut dibatalkan. (Photo credit should read YASUYOSHI CHIBA/AFP via Getty Images)