Panen Raya Makin Dekat, Bulog Harus Setop Impor Beras Januari

News - Martya Rizky, CNBC Indonesia
06 January 2023 11:40
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memantau bongkar muatan 5.000 ton beras impor asal Vietnam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (16/12/2022). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Foto: Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memantau bongkar muatan 5.000 ton beras impor asal Vietnam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (16/12/2022). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meminta kepada Perum Bulog untuk membeli beras dari para petani pada masa panen raya di bulan Februari-Maret 2023. Bulog juga hanya diberikan batas terakhir impor beras sampai akhir Januari 2023.

"Jadi Maret nanti Bulog tugasnya, berapapun harganya beli dari masyarakat, dengan harga terbaik bukan harga paling tinggi atau murah itu, tapi harga paling bagus," kata Zulkifli Hasan saat ditemui awak media di lapangan parkir Kementerian Perdagangan, Jumat (6/1/2023).

Dengan demikian, Zulhas berharap dalam kebijakan tersebut tidak ada yang dirugikan baik dari sisi petani maupun masyarakat yang membutuhkan.

"Nah dengan demikian tidak ada yang dirugikan, baik yang miskin dapat beras subsidi, tapi petani dapat harga yang mahal. Nah jadi dua-duanya untung. Kalau dulu, yang miskin dapat beras murah tapi yang korban petani, ini nggak boleh terjadi lagi," ujarnya.

Sementara itu, Zulhas kembali menegaskan bahwa batas akhir Perum Bulog melakukan impor beras adalah pada akhir bulan Januari, sebab masuk bulan Februari sudah mulai masuk masa panen raya.

"Desember kalau nggak salah baru 70 ribu ton yang masuk, dan Bulog stoknya harus menghabiskan jadi kita kasih waktu sampai Januari. Nah Januari nanti saya nggak tahu (Bulog) dapat berapa, Februari itu sudah terakhir nggak boleh lagi (impor), karena Maret sudah panen," tutur Zulhas.

"Kita kasih (Bulog mengimpor) sampai Januari akhir, terserah berapa bisanya, sanggupnya berapa Bulog ya terserah mereka. Tapi sehabis itu sudah, giliran beli dari petani nanti," tambahnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gak Cuma Inflasi, Harga Beras 'Terbang' Mulai Bikin Ricuh


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading