Menko Airlangga Ingatkan Nilai Kebersamaan dalam Munas KAHMI

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
25 November 2022 23:43
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Foto: dok Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia saat ini sedang meningkat sebagai dampak dari peran penting dan strategis Indonesia di berbagai kancah global.

Keberhasilan perhelatan Presidensi G20 Indonesia 2022 yang kemudian menghasilkan dokumen deklarasi bersama "G20 Bali Leaders' Declaration" juga menjadi momentum dalam mendorong peran Indonesia untuk ikut menentukan arah perekonomian global.

"Dalam event G20 ini, Managing Director IMF Kristalina Giorgieva mengatakan bahwa Indonesia adalahthe bright spot in the dark. Di tengah ketidakpastian gejolak dunia di tahun depan, Indonesia masihshining, masih baik," tutur dia dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (25/11/2022).

Dia menjelaskan Presidensi G20 Indonesia mencapai beberapa hal substansial yang tidak dihasilkan di dalam Presidensi G20 Italia sebelumnya. Khususnya Pandemic Fund yang komitmennya sudah mencapai US$ 1,5 miliar, di mana Indonesia juga memberikan kontribusi senilai US$ 50 juta.

Kemudian Special Drawing Right (SDR) oleh IMF yang juga komitmen dalam bentuk Resilience and Sustainability Trust (RST) sebesar US$ 81,6 miliar. Selanjutnya, dalam Glasgow Pact terdapat komitmen dari negara maju sebesar US$100 miliar per tahun untuk perubahan iklim dari 2020 sampai 2025.

Sementara dari Indonesia yang terkait lingkungan, kelanjutan komitmen untuk memastikan setidaknya 30% dari daratan di dunia dan 30% dari laut dunia dikonservasi atau dilindungi pada tahun 2030. Terakhir, ada kelanjutan komitmen untuk mengurangi degradasi tanah secara sukarela sampai 50% di tahun 2040.

KTT G20 juga berhasil mencatatkan beberapa komitmen investasi khusus untuk Indonesia dari sejumlah negara dan lembaga pembiayaan internasional, seperti melalui skema Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII), Just Energy Transition Partnership (JETP) sebesar US$ 20 miliar, dan berbagai skema lainnya.

Airlangga menyampaikan bahwa berbagai kinerja positif yang dicapai Indonesia tidak dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk alumni-alumni yang tergabung dalam Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada KAHMI karena menjadi yang pertama kali menyelenggarakan kegiatan Munas KAHMI berskala nasional di kota Palu sejak wilayah ini dilanda tsunami 2018 lalu.

Airlangga menyampaikan bahwa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan KAHMI merupakan kawah candradimuka dalam menghasilkan insan-insan pembangunan yang akan membawa Indonesia menjadi setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

"Dengan perkaderan, solidaritas dan komitmen yang tinggi, saya tidak pernah ragu untuk selalu bersama HMI dan KAHMI di dalam membangun bangsa ini. Saya selalu menjadikan alumni HMI sebagai partner saya di dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan nasional," ungkap dia.

Melalui potensi besar yang dimiliki, Airlangga percaya bahwa KAHMI dapat menjadi lokomotif kemajuan bangsa Indonesia ke depan, serta mampu mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar para pendiri, yaitu menyelaraskan keislaman dan keindonesiaan dengan semangat pembaharuan, memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman, dan menjadi pilar penyokong integrasi bangsa.

"Saya memberi catatan bahwa garis atau benang merah antara kegiatan APEC, G20, dan ASEAN adalah pada kebersamaan. Dan ini menjadi salah satu nilai juga yang diusung oleh para alumni HMI atau KAHMI. InsyaAllah, dengan keikhlasan dan ketulusan maka seluruh usaha kita akan sampai," pungkas dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Beda Airlangga & Luhut Soal Harga BBM, Naik Atau Nggak?


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading