Jokowi Kaget Bukan Main! Harga Minyak Goreng & Tempe Melejit

News - cha, CNBC Indonesia
21 November 2022 10:40
Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Tiba sekira pukul 08.05 WIB, Presiden Jokowi kemudian membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada para pedagang pasar. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden) Foto: Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Tiba sekira pukul 08.05 WIB, Presiden Jokowi kemudian membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada para pedagang pasar. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku cukup kaget dengan kenaikan sejumlah harga bahan pokok menjelang akhir tahun. Bahan pokok yang dimaksud adalah minyak goreng dan tempe.

Jokowi menemukan kenaikan harga bahan pokok itu saat mengunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (21/11/2022).

"Saya melihat harga yang naik minyak, kaget juga tadi saya naik Rp 2.000. Terus tempe, udah naik memang kedelai di harga Rp 15 ribu," kata Jokowi.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, harga rata-rata sejumlah komoditas nasional memang mengalami kenaikan. Harga rata-rata minyak goreng curah saat ini mencapai Rp 14.060 per liter.

Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Tiba sekira pukul 08.05 WIB, Presiden Jokowi kemudian membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada para pedagang pasar. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)Foto: Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Tiba sekira pukul 08.05 WIB, Presiden Jokowi kemudian membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada para pedagang pasar. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Tiba sekira pukul 08.05 WIB, Presiden Jokowi kemudian membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada para pedagang pasar. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)


Sementara itu, harga rata-rata kedelai biji kering impor berada di angka Rp 14.760, nyaris menembus Rp 15.000 per kilogram. Harga kedelai impor memang terus merangkak naik.

"Saya kira itu fakta di lapangan yang saya temukan, dan akan dicarikan solusinya," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, tujuannya datang ke pasar memang untuk mengecek harga barang di pasar menjelang akhir tahun, yang biasanya memang cenderung mengalami kenaikan.

"Kemarin saya cek di Bali ternyata berbeda. Ini saya cek di Jawa Tengah," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Minyak Goreng Turun Lagi? Di Sini Termurah Segini


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading