Orang Nomor 1 Dunia Kumpul di Bali, Ini Peringatan Bos Garuda

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
11 November 2022 12:15
Pasukan personil gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan jelang KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (10/11/2022). Pemerintah Indonesia tak main-main soal keamanan jelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Ini terlihat dari banyaknya pasukan pengamanan di sekitar wilayah Nusa Dua. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Foto: Pasukan personil gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan jelang KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (10/11/2022). Pemerintah Indonesia tak main-main soal keamanan jelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Ini terlihat dari banyaknya pasukan pengamanan di sekitar wilayah Nusa Dua. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Agenda utama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali bakal digelar 15-16 November nanti. Sejumlah persiapan telah dilakukan, baik oleh Indonesia sebagai tuan rumah, maupun pihak negara yang akan hadir fisik saat acara berlangsung.

Acara puncak ini akan dihadiri Kepala Negara/ Kepala Pemerintahan negara anggota G20. Diantaranya yang rencananya hadir adalah Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping.

Untuk itu, maskapai penerbangan mulai menyesuaikan operasional. Termasuk Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia rencananya bakal mengoperasikan sedikitnya 83 penerbangan dari dan menuju Denpasar, Bali sealam 13-17 November 2022.

"Puncak trafik pergerakan delegasi akan berlangsung pada 13-17 November 2022 tersebut," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada CNBC Indonesia, Jumat (11/11/2022).

"Dengan adanya berbagai penyesuaian aspek operasional penerbangan, kami mengimbau masyarakat secara berkala melakukan pengecekan jadwal penerbangan, khususnya pada periode gelaran G20," tambah Irfan.

Penyesuaian operasional penerbangan dilakukan melalui koordinasi intensif bersama pihak terkait layanan kebandarudaraan.

Khususnya mengantisipasi berbagai kebijakan operasional penerbangan selama perhelatan G20 berlangsung.

Pesawat angkut militer US Air Force berjenis Boeing C-17 Globemaster III bernomor registrasi 02-1089 terparkir di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (10/11/2022). Kedatangan pesawat tersebut sebagai persiapan AS untuk mengikuti KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)Foto: Pesawat angkut militer US Air Force berjenis Boeing C-17 Globemaster III bernomor registrasi 02-1089 terparkir di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (10/11/2022). Kedatangan pesawat tersebut sebagai persiapan AS untuk mengikuti KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Termasuk ketentuan protokol penerbangan bagi pimpinan negara yang akan tiba di Bali maupun yang akan kembali melanjutkan penerbangannya dari Bali.

"Kami tentunya juga akan terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan layanan penerbangan Garuda Indonesia selama periode tersebut dapat berjalan dengan optimal," kata Irfan.

Termasuk, tuturnya, berkoordinasi intensif dengan stakeholder terkait untuk penyesuaian jadwal penerbangan. Mengacu pada slot penerbangan yang tersedia serta me-reposisi rotasi pesawat melalui optimalisasi basis hub Jakarta.

"Lebih lanjut, kami juga turut melakukan optimalisasi delay management system guna mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan termasuk melakukan implementasi service recovery mengacu pada regulasi yang berlaku," sebut Irfan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Prinsip 'Bali Compact' Diharapkan Masuk Deklarasi KTT Bali


(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading