Tiba-tiba Bahlil Bicara Pertarungan Kepala Negara, Ada Apa?

News - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
11 November 2022 10:10
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahaladia dalam acara Indonesia Net Zero Summit 2022 : Decarbonization at All Cost. (Tangkapan Layar via Youtube Kadin Indonesia) Foto: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahaladia dalam acara Indonesia Net Zero Summit 2022 : Decarbonization at All Cost di Nusa Dua, Bali, Jumat (11/11/2022) (Tangkapan Layar via Youtube Kadin Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menjadi salah satu pembicara dalam acara "Indonesia Net Zero Summit 2022 : Decarbonization at All Cost", salah satu side event B20, di Bali Nusa Dua Convention Center, Jumat (11/11/2022). Dalam kesempatan itu, Bahlil membeberkan situasi dunia saat ini dan implikasinya kepada tanah air.

"Kita semua tahu bahwa dunia dalam kondisi yang sangat tidak dalam suasana baik-baik saja," ujarnya.



Menurut Bahlil, pandemi Covid-19 masih menjadi isu utama. Tidak ketinggalan, dia menyinggung pengendalian dan pemulihan ekonomi yang tak lepas dari kepemimpinan negara.

"Ini adalah pertarungan leadership dari semua kepala negara yang ada di dunia," kata Bahlil.

Mantan Ketua Umum BPP Hipmi itu pun bersyukur di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia mampu mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik. Pertumbuhan ekonomi pun melesat 5,72% di kuartal III-2022 dan inflasi terkendali di bawah 6%.

"Ini sesuatu yang menurut kami luar biasa," ujar Bahlil.

Faktor lain yang tidak kalah penting berpengaruh terhadap kondisi global saat ini adalah perang antara Rusia melawan Ukraina. Bahlil mengatakan kalau hampir semua negara terkena dampak.

"Krisis pangan dan energi ini tantangan bagi kita semua yang menghadapi dinamika yang ada. Kami yakinkan sekalipun kondisi global seperti ini, Indonesia ke depan punya secercah harapan yang baik, tidak seperti negara lain yang tidak beruntung seperti yang didapatkan Indonesia hari ini," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Oleh-oleh Jokowi dari Korsel: Hyundai Siap Investasi di IKN


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading