Tak Cuma Belanda Hingga Jerman, Negara Ini Pesan Batu Bara RI

News - pgr, CNBC Indonesia
24 October 2022 19:17
Aktivitas bongkar muat batubara di Terminal  Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara, Senin (19/10/2020). Dalam satu kali bongkar muat ada 7300 ton  yang di angkut dari kapal tongkang yang berasal dari Sungai Puting, Banjarmasin, Kalimantan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)  

Aktivitas dalam negeri di Pelabuhan Tanjung Priok terus berjalan meskipun pemerintan telah mengeluarkan aturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) transisi secara ketat di DKI Jakarta untuk mempercepat penanganan wabah virus Covid-19. 

Pantauan CNBC Indonesia ada sekitar 55 truk yang hilir mudik mengangkut batubara ini dari kapal tongkang. 

Batubara yang diangkut truk akan dikirim ke berbagai daerah terutama ke Gunung Putri, Bogor. 

Ada 20 pekerja yang melakukan bongkar muat dan pengerjaannya selama 35 jam untuk memindahkan batubara ke truk. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Foto: Bongkar Muat Batu bara di Terminal Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Negara-negara Eropa sedang mencari substitusi impor batu baranya ke Indonesia. Tercatat, sampai saat ini yang memesan batu bara dari Indonesia terus bertambah.

Pada September 2022 lalu, pemesanan batu bara Indonesia berasal dari beberapa negara Eropa seperti Polandia, Belanda, Yunani, Spanyol dan Jerman. Yang terbaru Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) mencatat, Indonesia juga mengekspor batu bara ke Slovenia.

"Saya kurang tahu persis mengenai tambahan ekspornya karena sifatnya Bussines to Bussines (B to B). Malah ada juga pengirimannya ke negara seperti Yunani, Slovenia walaupun gak banyak," ungkap Hendra Sinadia Direktur Eksekutif APBI kepada CNBC Indonesia, Senin (24/10/2022).

Sebelumnya, pada September 2022 ini, dalam Unofficial APBI, jumlah ekspor batu bara asal Indonesia ke negara-negara Eropa tersebut mencapai 3,5 juta ton sampai 4 juta ton. Ekspor ke Eropa dengan jumlah tersebut, dikatakan Hendra menjadi yang terbesar pertama dalam sejarah.

Hendra bilang, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, volume ekspor batu bara Indonesia ke Eropa biasanya kurang dari 1 juta ton per tahun. "Tentu saja jumlah tersebut ada peningkatan yang signifikan. Ini memang belum angka resmi, kalau memang jumlahnya segitu (4 juta ton) ini yang terbesar (sepanjang sejarah)," terang Hendra kepada CNBC Indonesia, Selasa (4/9/2022).

Hendra memang belum bisa menyebutkan secara pasti, negara-negara Eropa mana saja yang memesan batu bara dari Indonesia. Yang jelas kabar yang didapat Hendra, ekspor batu bara Indonesia ke negara Eropa dikirim ke Polandia, Belanda, Greece, Spanyol hingga Jerman. "Persisnya berapa kabarnya 3,5 juta ton - 4 juta ton," tandas Hendra


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nah Loh, Polandia 'Kecele' Batu Bara RI, Tak Sesuai Kualitas!


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading