Internasional

Waduh! Penumpang Singapore Airlines Mengaku Bawa Bom

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
28 September 2022 13:30
A Singapore Airlines plane arriving from Singapore lands at the international terminal at Sydney Airport, as countries react to the new coronavirus Omicron variant amid the coronavirus disease (COVID-19) pandemic, in Sydney, Australia, November 30, 2021.  REUTERS/Loren Elliott      TPX IMAGES OF THE DAY Foto: REUTERS/LOREN ELLIOTT

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pria penumpang pesawat Singapore Airlines SQ 33 yang terbang dari San Fransisco menuju Singapura mengaku pada awak kabin bahwa ia membawa bom. Ia mengatakan hal ini saat menyerang salah satu awak pesawat.

Mengutip Channel News Asia, Kepolisian Singapura mengatakan kru penerbangan SQ 33 itu telah mengirimkan peringatan insiden ini pada pukul 02:40 waktu setempat. Saat timbul peringatan itu, otoritas Singapura langsung mengirimkan jet tempur F-16C/D.

Pesawat akhirnya berhasil mendarat di Bandara Changi pada pukul 05:50 setelah dikawal jet tempur. Saat mendarat, pesawat kemudian meluncur ke tempat parkir terpencil untuk pemeriksaan keamanan. Pada saat yang sama, penumpang yang mengklaim membawa alat peledak diserahkan ke polisi bandara.

Dalam pemeriksaan polisi, tidak ditemukan bom atau alat peledak lainnya yang diklaim oleh penumpang itu. Pelaku yang mengeklaim membawa bom ini pun langsung ditahan.

"Pria itu ditahan oleh kru, dan polisi kemudian menangkapnya karena membuat ancaman palsu atas tindakan teroris dan karena diduga mengonsumsi obat-obatan terlarang," ujar laporan Channel News Asia atas keterangan Kepolisian Singapura, Rabu (28/9/2022).

Data dari situs pelacakan lalu lintas udara Flightradar24, penerbangan SQ 33 terlihat berputar-putar sebelum turun menuju Singapura. Tidak ada penundaan kedatangan yang ditunjukkan dengan waktu penerbangan tercatat 16 jam dan 25 menit.

Singapore Airlines sendiri menyebutkan bahwa penumpang dan awak turun secara normal pada pukul 09.20. Salah satu maskapai terbaik di dunia itu juga menegaskan komitmennya untuk membantu penyelidikan pihak berwenang atas insiden itu.

"Singapore Airlines meminta maaf kepada semua pelanggan yang terkena dampak atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh insiden ini. Kami juga akan membantu pelanggan kami dengan pemesanan ulang untuk koneksi selanjutnya yang mungkin mereka lewatkan," kata maskapai itu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bom Meledak di Afghanistan: 8 Orang Tewas, Puluhan Luka-luka


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading