Gegara BBM, Belanja Subsidi RI Nyaris Rp 140 T!

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
26 September 2022 16:52
Menteri Keuangan Sri Mulyani Saat Konferensi Pers APBN KITA September 2022. (Tangkapan Layar via Youtube Kemenkeu) Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani Saat Konferensi Pers APBN KITA September 2022. (Tangkapan Layar via Youtube Kemenkeu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Realisasi penyaluran subsidi pemerintah hingga Agustus 2022 tercatat mencapai Rp 139,8 triliun, naik 16,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 119,7 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, lonjakan subsidi ini dipicu oleh peningkatan volume penyaluran barang bersubsidi dan juga kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP).

"Subsidi tahun ini sudah kita bayarkan Rp 139,8 triliun, naik dari tahun lalu Rp 119,7 triliun. Jadi naik 16,8%. Subsidi ini kalau dilihat ada kenaikan dari komponen volume," ungkapnya saat konferensi pers APBN Kita, Senin (26/09/2022).

Dia menjabarkan, kenaikan volume penyaluran barang bersubsidi berasal dari volume Bahan Bakar Minyak (BBM) yakni Solar dan minyak tanah naik menjadi 10,2 juta kilo liter (kl) dari 8,8 juta kl pada periode yang sama tahun lalu.

Lalu, volume LPG 3 kg naik menjadi 4,5 juta metric ton dari 4,3 juta metric ton. Kemudian, listrik bersubsidi disalurkan ke 38,6 juta pelanggan dari 37,7 juta pelanggan.

Selain itu, ada pula pupuk yang naik menjadi 5,1 juta ton dari 4,9 juta ton. Kemudian, subsidi perumahan naik menjadi 105,1 ribu unit dari 88,7 ribu unit. Serta penyaluran KUR Rp 236,8 triliun dari Rp 176,3 triliun.

"Ini belanja susbidi kepada rakyat yang menikmati," ucapnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jika Harga BBM Pertalite Tidak Naik, APBN Jebol Parah?


(wia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading