Mau Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta? Cek Syarat-syaratnya di Sini

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
23 September 2022 15:45
Warga pengantri Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau disebut juga Bantuan Presiden Produktif kepada UMKM yang terdampak Covid-19 di kantor Cabang Unit Parung, Bogor, Jawa Barat, Selasa 1/12. Bantuan yang dikelola melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) senilai Rp 2,4 juta ini disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pemerintah juga telah menambah target penerima BLT UMKM dari 9 juta usaha menjadi 12 juta. Sejak pagi, sejumlah masyarakat yang merupakan pedagang, pelaku umkm, termasuk ojek online, memadati halaman Kantor Cabang BRI. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Antrean Warga mencairkan BLT UMKM di Bank BRI Parung (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah dalam beberapa minggu terakhir terus menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos), baik bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) hingga bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT subsidi gaji.

Pemerintah telah mengalokasikan dana untuk kedua bantalan sosial itu sebesar Rp 24,17 triliun, terdiri dari Rp 12,4 triliun untuk BLT BBM, Rp 9,6 triliun untuk subsidi upah, dan Rp 2,17 triliun untuk dana transportasi umum untuk bantuan sektor transportasi dan perlinsos tambahan.


Bantuan ini diberikan sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Pemerintah mengharapkan bantuan ini dapat membantu perekonomian masyarakat kelas menengah ke bawah, atas kenaikan harga BBM yang dikhawatirkan memicu kenaikan harga pangan.

Namun, terungkap bukan hanya kedua bantuan itu yang akan dicairkan. Pada bulan depan hingga Desember mendatang, ada bantuan lain yang akan diberikan kepada para angkutan umum, ojek online, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp 1,2 juta.

Program ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengamanatkan kepada pemerintah daerah untuk menyalurkan 2% dana transfer umum (DAU) senilai Rp 2,17 triliun untuk bantuan angkutan umum, ojek online, nelayan, dan UKM.

"Penyaluran mulai Oktober, masing-masing pemerintah daerah akan menyalurkan," kata Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.

Adapun dasar hukum penyaluran bantuan ini adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 134/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022 yang diteken Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 5 September lalu.

Berikut Syarat Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan KTP
  • Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampiran yang merupakan satu kesatuan
  • Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
  • Bukan ASN, Anggota Polri, serta pegawai BUMN dan BUMD
  • Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat

Berikut Cara Mengecek Penerima BLT UMKM Atau BPUM 2022

  • Silahkan akses situs eform.bri.co.id/bpum di aplikasi browser.
  • Isi NIK dan Kode Verifikasi.
  • Jika Anda sudah memenuhi persyaratan dan berhak menerima BPUM, maka akan langsung diarahkan ke halaman reservasi.
  • Silahkan isi kolom formulir yang tersedia, seperti nomor KTP, Provinsi, Kota Kabupaten, Unit Kerja dan Jadwal Antrean.
  • Isi kode verifikasi.
  • Setelah itu akan muncul nomor referensi (WAJIB DISIMPAN).
  • Nasabah tinggal mendatangi UKO sesuai dengan jadwal yang sudah dipilih.
  • Jika jadwal terlewat, maka nasabah harus melakukan reservasi ulang seperti yang sudah dijelaskan.

[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Bertolak ke Jawa Barat, Bawa 'Helikopter Uang'


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading