Bye Resesi! Nominal PDB RI 2023 Bakal Capai Rp 21.037 Triliun

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
12 September 2022 21:20
INFOGRAFIS, Kok Bisa RI Gak Bakal Terjerat Resesi? Foto: Infografis/ Resesi/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan nominal produk domestik bruto (PDB) Indonesia akan mencapai Rp 21.037,9 triliun.

"Asumsi PDB nominal 2023 itu meningkat menjadi Rp 21.037,9 triliun," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin (12/9/2022)

Hal ini seiring dengan target pertumbuhan ekonomi yang baru saja disepakati pemerintah. Pertumbuhan ekonomi yang disepakati mencapai 5,3% (year on year/yoy) dan tingkat inflasi 3,6% (yoy). Inflasi lebih tinggi dari perkiraan dalam Nota Keuangan RAPBN 2023 yang sebesar 3,3%.

Adapun nilai tukar rupiah dipatok sebesar Rp 14.800 per dolar Amerika Serikat pada 2023 atau lebih tinggi dari asumsi awal dalam Nota Keuangan yang sebesar Rp 14.750 per dolar AS. Kemudian suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun sebesar 7,9% di tahun depan.

Sementara untuk postur APBN, kata Febrio dirancang dengan kehati-hatian. Antara lain defisit anggaran 2,84% PDB atau Rp 598,2 triliun. "Kita akan jaga defisit anggaran , dengan nominal tak mengubah dari angka Rp 598,2 triliun," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Defisit APBN 2023 Ditekan ke 2,6%, Utang Tak Lagi Jor-joran


(cap/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading