(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto),
CNBC Indonesia
12 September 2022 14:10
Jet-jet tempur Prancis wara-wiri di langit RI, Senin (12/9/2022). Ini terkait kerjasama TNI AU dalam misi PEGASE '22, 11 hingga 14 September 2022.
Tim Angkata Udara Prancis memeriksa pesawat tempur Rafale sebelum melakukan joyflight di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (12/9/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pesawat-pesawat AU Perancis ini baru selesai mengikuti latihan multinasional Pitch Black '22 di RAFF Base Australia. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jet tersebut datang ke RI untuk melaksanakan serangkaian kegiatan kerjasama dengan TNI AU, dalam misi PEGASE '22, dari tanggal 11 s.d. 14 September 2022. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Terlihat jet Prancis Dassault Rafale lepas landas. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Dassault Rafale bukanlah pesawat yang murah untuk dioperasikan. Dikutip dari Stratpost, biaya terbang per jam pesawat tempur Rafale mencapai US$ 16.500 (Rp 253,4 juta). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Mengenai harga per unitnya, mengutip laporan India Times, Rafale dipatok dengan harga per unit US$ 115 juta (Rp 1,6 triliun). Harga Rafale ini membuat pesawat itu menjadi pesawat tempur keempat termahal dunia, hanya lebih murah dari Lockheed. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Selain Rafale terlihat pula pesawat A-400 milik militer Prancis. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
A-400 terlihat berlawanan arah dengan Rafale di langit RI. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Selain Rafale dan A-400, diketahui, dua pesawat Prancis lain yakni Airbus A330 MRTT juga hadir di Halim Perdanakusuma. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)