Kereta Cepat JKT-BDG

Kereta 'Peluru' Cepat Masuk RI, Ini Perkembangan Terbarunya

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
05 September 2022 12:45
Pekerja dengan menggunakan alat berat melakukan bongkar muat Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (2/8/2022).  (CNBC Indoensia/Andrean Kristianto) Foto: Pekerja dengan menggunakan alat berat melakukan bongkar muat Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (2/8/2022). (CNBC Indoensia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua rangkaian kereta peluru atau kereta cepat Jakarta Bandung telah tiba dari China ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, akhir pekan lalu. Kedatangan paket kereta ini menambah progras proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Bagaimana dengan perkembangan konstruksi dan instalasi?

Kondisi terbaru di lapangan, terutama pada konstruksi di sisi Bandung, pantauan pada Senin (5/9) sudah tampak terlihat pemasangan instalasi listrik di tepi-tepi jalur beton kereta cepat. Sedangkan di sisi Jakarta, memang perkembangannya relatif lebih lambat, ada beberapa sisi masih ada konstruksi jalur beton kereta cepat yang masih belum selesai.

Sedangkan pembangunan atap, muka terowongan di sisi menuju Stasiun Halim di sekitar Bekasi masih terlihat belum selesai. Para pekerja masih terlihat sibuk menyelesaikan konstruksi beton.

Progres konstruksi di atas kertas, berdasarkan laporan KCIC, hingga pekan keempat Agustus 2022, berdasarkan perhitungan metode investasi kontraktor, capaiannya sudah 86,30%. Rinciannya sebagai berikut, untuk jembatan sudah 96,33% dan terowongan sudah 99,48%.

Ngebut Uji Coba November

Rangkaian kereta cepat untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (2/9/2022). Nantinya ini menjadi rangkaian kereta yang akan dipamerkan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 November 2022 dan diujicoba Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping.

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wrijoatmodjo yang juga ikut menyaksikan kedatangan kereta ini, mengatakan rangkaian ini akan menjadi salah satu bentuk kesiapan jelang kegiatan G20 yang diadakan November mendatang.

"Alhamdulillah rangkaian kereta api cepat Jakarta-Bandung pertama sudah tiba di Indonesia. Ketibaan rangkaian kereta api cepat ini menjadi kabar baik untuk Indonesia dan menunjukkan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan negara maju lainnya," ujar Kartika dalam keterangan, Jumat (2/9/2022).

Pengiriman rangkaian kereta api cepat Jakarta-Bandung ini dilakukan dalam 4 batch.Setelah kedatangan perdana, rangkaian kereta api cepat ini selanjutnya akan tiba pada 25 Desember 2022, 25 Februari 2023 dan 15 Maret 2023.

Setelah tiba di Tanjung Priok, seluruh rangkaian KCIC400AF akan dikirim ke Depo Tegalluar. Nantinya, KCIC400AF akan dirangkai ulang atau dire-assembly menjadi suatu kesatuan.

Pengiriman rangkaian KCIC40AF ke Depo Tegalluar akan melalui jalur darat. Pada prosesnya PT KCIC sudah melakukan koordinasi dengan pihak BPJT, PJR, Pelindo dan juga Jasa Marga.

Artikel Selanjutnya

Heboh Jembatan 'Nempel' di Bawah Kereta Cepat, Ini Ternyata


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading