Jakarta-Bandung Tak Sampai 1 Jam Via Tol ini, Tarifnya murah?

News - redaksi, CNBC Indonesia
20 August 2022 06:55
Foto udara suasana proyek Simpang Susun Sadang, Jawa Barat, Jumat (25/3/2022). Simpang susun Sadang termasuk proyek proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) Foto: Foto udara suasana proyek Simpang Susun Sadang, Jawa Barat, Jumat (25/3/2022). Simpang susun Sadang termasuk proyek proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan jalan tol Jakarta-CIkampek (Japek) II Selatan masuk dalam Poyek Strategis Nasional (PSN) yang merupakan rangkaian tol Jabodetabek. Yang diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di jalur Jakarta-Cikampek 1 yang kerap macet.

Jika sudah rampung, panjang ruas tol ini akan mencapai 62 km. Pembangunan proyek ini tengah dikebut, terutama untuk paket 3 dijadwalkan bisa beroperasi penuh di awal tahun 2023.

"Ini menjadi pertemuan Jakarta dan Cipularang. Rencana kecepatan maksimum di sini 80 km per jam dan ini jaraknya 62 km. Jadi, sekitar 45 menit nyampe Jakarta-Bandung. Lebih cepat," kata Direktur Teknik PT Jasa Marga Japek Selatan, Bambang Sulistyo kepada CNBC Indonesia dikutip Jumat (19/8/2022).

Lalu berapa sih tarif tol ini?

Saat arus mudik Lebaran 2022, sebagian jalur di ruas tol ini sempat difungsionalkan. Tanpa dikenakan tarif alias gratis.

Tapi, nanti jika sudah resmi beroperasi penuh, tentu akan dikenakan tarif berlaku. Rencananya, untuk mobil golongan I akan dipatok Rp1.250 per kilometer.

Proyek ini hasil konsesi yang dimiliki oleh PT Jasa Marga (80%) dan PT Wira Nusantara Bumi (20%) selama 35 tahun. Adapun nilai pembangunan proyek diperkirakan mencapai Rp 14,69 triliun dan biaya pengadaan tanah Rp 10,86 triliun.

Melansir keterangan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terkait perkembangan pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II Selatan saat ini ada tiga paket pekerjaan yang tengah berlangsung.

Paket 1 dari Jati Asih-Setu Sta 0+00 sampai dengan Sta 9+300 sepanjang 9,3 kilometer yang meliputi wilayah kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor, masih belum memulai konstruksi. Namun progres pembebasan lahan sudah mencapai 3,61% ditargetkan beroperasi pada Januari 2028 mendatang.

Paket 2 dari Setu-Taman Mekar Sta 9+300 sampai 34 - 150 sepanjang 24,85 km, yang meliputi wilayah kabupaten Bekasi, juga belum memulai konstruksi. Tapi progres pembebasan lahan sudah mencapai 54,63%, ditargetkan beroperasi pada Januari 2024 mendatang.

Dan, Paket 3 dari Taman Mekar menuju Sadang Sta 9 + 300 sampai dengan 34 + 150 sepanjang 24,85 km, meliputi wilayah Kabupaten Karawang, dan Purwakarta sudah hampir rampung.

Progres konstruksi paket 3 terbagi menjadi dua bagian. Pada seksi 1 Kutainegara-Sadang progres konstruksi sudah mencapai 99,32% ditargetkan beroperasi April 2023 mendatang. Sedangkan untuk seksi 2 dari Taman Mekar-Kutanegara sudah mencapai 99,22% dengan target pengoperasian 2023 mendatang.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Anak Jasa Marga Bakal Bangun Tol Kertosono-Kediri Tahun Depan


(dce/dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Baca Juga
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading