Dihantam Krisis Keuangan, Jokowi: Beberapa Negara Akan Ambruk

News - Chandra Asmara, CNBC Indonesia
02 August 2022 10:28
Infografis, Ekonomi RI Salip AS dan China Foto: Infografis/ Ekonomi RI Salip AS dan China/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui beratnya persoalan ekonomi dunia yang harus dihadapi. Saking beratnya, Jokowi menyebut beberapa negara akan ambruk, jatuh ke dalam krisis keuangan.

"Akan muncul krisis yang ketiga, krisis keuangan, beberapa negara yang tidak kuat ambruk," ungkap Jokowi saat memberikan sambutan dalam Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin malam (1/8/2022).

Hal ini terjadi karena ruang fiskal masing-masing negara yang semakin sempit. Saat pandemi covid-19 banyak negara menarik utang demi memenuhi tingginya kebutuhan belanja.

Belum selesai pandemi, saat keuangan negara baru menuju normalisasi, sudah dihantam krisis pangan dan energi akibat perang Rusia dan Ukraina. Belum lagi ada pengetatan kebijakan moneter oleh negara maju seperti Amerika Serikat (AS), sehingga untuk menambah utang lagi akan memakan biaya besar.

Ruang fiskal yang sempit membuat pemerintah negara tersebut tidak banyak pilihan. Pembayaran utang adalah hal utama saat sekarang.

"Karena sudah tidak memiliki uang cash baik membeli energi, bensin dan gas atau membeli pangan," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Makin Gelap! Jokowi: Dunia Kini Pada Posisi Krisis Keuangan


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading