Jokowi Wanti-wanti Menteri, Takut Kepleset Soal BBM & Pangan

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
12 July 2022 10:58
Presiden Joko Widodo mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Barat pada Selasa, 12 Juli 2022 dengan mengunjungi Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang untuk menyapa para pedagang sekaligus membagikan bantuan langsung kepada para penerima manfaat. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden) Foto: Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan seluruh jajaran menterinya untuk fokus bekerja di tengah krisis energi dan pangan yang melanda dunia dan dikhawatirkan berpengaruh kepada Indonesia.

Hal tersebut ditekankan Jokowi usai mengunjungi Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi, mengingat situasi dunia saat ini semakin tidak bisa diprediksi lebih jauh.

"Semuanya fokus bekerja, terutama yang berkaitan dengan energi dan pangan, ini penting," kata Jokowi, Selasa (12/7/2022).

Jokowi menegaskan situasi dunia saat ini semakin penuh dengan ketidakpastian. Jokowi tak ingin jajaran menterinya tidak fokus, sehingga upaya pencegahan terhadap dinamika perekonomian dunia tidak dapat diantisipasi.

"Ini saya urus terus, yang berkaitan dengan BBM, energi, batu bara semuanya karena dunia terdisrupsi di energi dan pangan. Sehingga kita konsentrasi jangan sampai kita terpleset di dua bidang ini," kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat mengomentari aksi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang ikut hadir dalam acara pembagian minyak goreng gratis di Kecamatan Telukbetung Timur, Lampung.

Acara yang digelar pada akhir pekan lalu itu berlangsung di pasar murah bertajuk PANsar. Warga yang datang ke lokasi sebenarnya bisa membeli 1 liter minyak goreng seharga Rp 10 ribu.

Namun, minyak goreng itu ternyata digratiskan. Zulkifli yang hadir dalam kesempatan tersebut justru berpesan agar penerima minyak goreng gratis itu memilih anaknya, Futri Zulya Savitri.

"Uangnya enggak usah, dikantongin ajah. Rp 10 ribu yang nanggung Futri. Kasih uangnya. Nanti pilih Futri, ada deh ginian dua bulan sekali," pesan Zulifli Hasan kepada warga.

Jokowi sendiri mengingatkan kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan agar lebih fokus bekerja untuk menurunkan harga minyak goreng, khususnya minyak goreng curah.

"Kalau menteri perdagangan, urus yang paling penting seperti apa yang saya tugaskan kemarin bagaimana menurunkan harga minyak goreng berada di Rp 14 ribu atau di bawah Rp 14 ribu. Paling penting tugas dari saya itu," kata Jokowi

Jokowi mengemukakan blusukan yang dilakukan menteri perdagangan ke pasar harus memastikan harga sejumlah komoditas pangan, tak terkecuali minyak goreng. Jokowi ingin agar kenaikan harga minyak tak terjadi lagi.

"Jangan sekali-kali lari ke minyak kemasan premium. Yang kita cek minyak goreng curah agar angkanya 14 ribu atau di bawahnya. Kalau yang saya datangi sudah di angka Rp 14 ribu, kalau di luar Jawa di atas Rp 14 ribu, satu persatu akan kita selesaikan," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Deretan Jurus Atasi Krisis Pangan yang Bikin Jokowi 'Ngeri'


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading