Internasional

Ribuan Orang Diperintahkan Mengungsi di Sydney, Kenapa?

News - sef, CNBC Indonesia
04 July 2022 09:33
State emergency staff stand near the entrance to the flooded Windsor bridge on the outskirts of Sydney, Australia, Thursday, March 3, 2022. Around 500,000 people in Sydney and its surrounds have been told to evacuate or prepare to flee floodwaters as torrential rain lashes an extraordinarily long stretch of the Australian east coast. (AP Photo/Rick Rycroft)

Jakarta, CNBC Indonesia - Layanan darurat Australia memerintahkan ribuan orang di Sydney, negara bagian New South Wales, mengungsi Senin (4/7/2022). Ini akibat banjir karena hujan tiga hari dan meluapnya sungai setempat.

Mengutip AFP, sekitar 32.000 orang berada di bawah perintah atau peringatan evakuasi. "Kami telah melihat sungai naik dengan cepat, jauh lebih cepat dari yang diperkirakan," kata pejabat senior Ashley Sullivan, kepada penyiar nasional ABC.

Banjir diketahui telah terjadi di sejumlah titik. Bendungan terbesar Warragamba, yang menyediakan sebagian besar air minum kota, tak mampu menampung air.


Hujan deras memang tengah melanda pantai timur Australia. Tim penyelamat mengatakan mereka telah mengevakuasi sekitar 20 orang dalam 12 jam terakhir, di mana rata-rata terjebak di dalam mobil di jalan yang terendam air.

Australia sendiri telah terdampak perubahan iklim beberapa tahun terakhir. Dengan kekeringan, kebakaran hutan yang mematikan, termasuk banjir.

Perubahan iklim membawa dampak suhu yang lebih tinggi. Ini berarti atmosfer menahan lebih banyak kelembaban, melepaskan lebih banyak hujan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

PM Australia Bertemu Jokowi, Ternyata Ini yang Dibahas


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading