Menkes Bawa Kabar Tak Sedap Soal Virus BA.4 & BA.5, Waspada!

News - Ferry Sandy, CNBC Indonesia
03 July 2022 19:10
Registered nurse Scott McGieson wears an N95 mask as he walks out of a patient's room in the acute care unit of Harborview Medical Center, Friday, Jan. 14, 2022, in Seattle. Washington Gov. Jay Inslee is deploying 100 members of the state National Guard to hospitals across the state amid staff shortages due to an omicron-fueled spike in COVID-19 hospitalizations. Inslee announced Thursday that teams will be deployed to assist four overcrowded emergency departments at hospitals in Everett, Yakima, Wenatchee and Spokane, and that testing teams will be based at hospitals in Olympia, Richland, Seattle and Tacoma. (AP Photo/Elaine Thompson)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memerkirakan puncak subvariant baru Omicron BA.4 dan BA.5 akan berlangsung dalam waktu dekat, yakni minggu kedua dan ketiga bulan Juli ini.

Prediksi itu berdasarkan puncak yang terjadi di negara lain seperti Portugal, Afrika Selatan hingga Portugal.

"Jadi, karena di Indonesia itu ditemukannya sesudah Lebaran, kalau kita mengikuti pola di 3 negara lain, puncaknya kira-kira minggu kedua Juli atau minggu ketiga Juli," jelas Menkes Budi saat ditemui di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Minggu (3/7/2022) dilansir detik.com.


Berkaca dari negara lain, puncak kasus varian BA.4 dan BA.5 bakal berlangsung antara 28-36 hari. Masyarakat pun perlu waspada dengan penyebaran kasusnya mengingat setelah lebaran masih terjadi momen liburan. Mobilitas masyarakat pun cukup tinggi.

Meski begitu, Menkes Budi menyebut puncak BA.4 dan BA.5 ini mungkin tidak akan mencapai 20 ribu kasus per hari. Sebab, rata-rata kasusnya hanya 30%-40% dari puncak Omicron sebelumnya.

"Jadi, kalau Indonesia 58 ribu sebelumnya, ya 30% lah, mungkin di bawah 20 ribu puncaknya kasus per hari. Ini kalau kita mengikuti pola yang terjadi di negara-negara lain yang sudah melampaui puncak," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kasus Covid-19 di RI Turun Drastis, Sentuh 5.000-an Hari Ini


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading