Internasional

Putin: Moskow Terbuka untuk Dialog soal Nuklir

News - luc, CNBC Indonesia
30 June 2022 20:10
Pemerintah Rusia pimpinan Presiden Vladimir Putin (SPUTNIK/AFP via Getty Images/MIKHAIL METZEL)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Moskow terbuka untuk dialog tentang stabilitas strategis dan non-proliferasi nuklir.

Terlepas dari serangan Rusia ke Ukraina, baik Moskow maupun Washington telah menekankan pentingnya menjaga komunikasi tentang masalah senjata nuklir. Kedua negara sejauh ini merupakan kekuatan nuklir terbesar di dunia dengan perkiraan 11.000 hulu ledak.

"Rusia terbuka untuk berdialog untuk memastikan stabilitas strategis, melestarikan rezim non-proliferasi untuk senjata pemusnah massal dan memperbaiki situasi di bidang pengendalian senjata," kata Putin dalam sambutannya di sebuah forum hukum di St. Petersburg, dilansir Reuters, Kamis (30/6/2022).


Dia mengatakan upaya itu akan membutuhkan kerja bersama yang sungguh-sungguh dan akan mencegah terulangnya "apa yang terjadi hari ini di Donbas".

Putin pun menegaskan bahwa Moskow menyerang Ukraina untuk melindungi etnis Rusia dan penutur bahasa Rusia di wilayah Donbas Timur dari 'penganiayaan' dari Kyiv. Dia juga menuduh Ukraina melakukan "kejahatan terhadap kemanusiaan."

Sebaliknya, Ukraina dan negara-negara Barat mengatakan serangan Rusia ke tetangganya itu adalah tindakan agresi yang tidak beralasan, yang bertujuan untuk merebut wilayah Ukraina dan menggulingkan Presiden Volodymyr Zelensky.

Sejauh ini, tindakan Rusia tersebut telah mengundang serangkaian sanksi dari negara-negara Barat, khususnya menyasar perekonomian Negeri Beruang Merah.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia Uji Coba Rudal Balistik, Perang Nuklir di Depan Mata?


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading