Asyik! Tahun Depan MRT Fatmawati-Taman Mini Mulai Dibangun

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
30 June 2022 13:48
Pekerja menyelesaikan pengerjaan pembangunan proyek MRT Fase II CP 201 di kawasan  M.H. Thamrin, Jakarta, Rabu (1/12/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Pekerja menyelesaikan pengerjaan pembangunan proyek MRT Fase II CP 201 di kawasan M.H. Thamrin, Jakarta, Rabu (1/12/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan pembangunan proyek kereta bawah tanah fase 4 pada tahun depan. Saat ini masih dalam proses kajian.

Proyek MRT pada fase ini menghubungkan wilayah Jakarta Selatan menuju Timur. Dimana trasenya segaris lurus melewati Fatmawati- Antasari, Ampera, Warung Jati, Tanjung Barat, Rancho, Jl Raya Bogor, Tanah Merdeka, Kampung Rambutan hingga Taman Mini, sepanjang 10,9 kilometer.

"Untuk fase 4 kita kalau sekarang sedang Basic Engineering Design (BED), dan kalau dapat pendanaan maka tahun depan (2023) konstruksi," kata Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar, wartawan pada Forum Jurnalis, Kamis (30/6/2022).

Studi kelayakan proyek ini sudah dilakukan oleh pihak Korea Selatan. Dimana dari hasil kelayakan keluar rekomendasi pendanaan kerjasama pemerintah dan swasta. Dalam hal ini nantinya PT MRT Jakarta akan bekerja sama dengan pihak swasta dari Korea Selatan.

Adapun untuk biaya investasi yang diperlukan untuk membangun proyek ini mencapai Rp 20 hingga Rp 28 triliun. Dimana skema pembiayaan diharapkan 40% datang dari swasta.

"60% dari pemerintah 40% dari swasta itu yang bisa saya gambarkan dari Fatmawati - TMII," katanya.

Meski belum bisa diprediksi kapan proyek ini kelar, tapi menurut William proyek ini bisa lebih cepat dari pembangunan MRT Jakarta fase 3 atau East - West, karena jalur yang lebih pendek. Namun dari paparannya pada 2030, diproyeksikan jumlah ridership pada rute ini mencapai 97.340 penumpang.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Sudah Turun Tangan, Proyek MRT Masih Bermasalah!


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading