Jalanan di IKN Kurang Mantap, Pejabat PUPR Minta Maaf

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
29 June 2022 19:28
Presiden Joko Widodo bersama Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan para pemred berfoto bersama berjalan di Titik Nol Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu 22 Juni 2022. (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden.)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian menyatakan kondisi kemantapan jalan di Kalimantan Timur hanya 86%. 

"Jadi mohon maaf dari Kaltim kalau bapak dari Kalimantan Timur calon IKN kok kemantapanya kok hanya 86% karena itu memang PR kami, karena memang concern anggaran ini memang di preservasi (perbaikan) jalan," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, Rabu (29/6/2022).

Bahkan secara nasional diperkirakan target kemantapan 2024 jalan juga kemungkinan tidak tercapai. Dimana diperkirakan realistisnya hanya 95% turun 2% dari target sebesar 97%.


"95% saja itu tantangan," jelasnya.

Dalam paparannya diketahui pada 2020 - 2021 terjadi penurunan kondisi jalan baik sepanjang 2.250 kilometer, berlanjut pada 2021 - 2022 ada penurunan kondisi baik sebesar 2.928 kilometer.

Selain itu untuk pekerjaan kegiatan preservasi terdapat backlog atau daftar kegiatan yang tertunda sampai 2023 mencapai Rp 24,6 miliar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Drama Panjang Ibu Kota Baru RI, Dikelilingi Surga dan Neraka


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading