Internasional

Minyak Rusia Kena 'Tembak' Lewat Asuransi, Dampaknya Ngeri

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 June 2022 14:20
The seized Russian-flagged oil tanker Pegas is seen anchored off the shore of Karystos, on the Island of Evia, Greece, April 19, 2022. REUTERS/Vassilis Triandafyllou REFILE - CORRECTING YEAR Foto: REUTERS/STAFF

Jakarta, CNBC Indonesia - Belum lama ini Uni Eropa (UE) meluncurkan larangan asuransi, yang masuk dalam serangkaian sanksi ekonomi keenam untuk menghukum Rusia atas serangannya ke Ukraina sejak akhir Februari lalu.

Larangan asuransi dan reasuransi Uni Eropa, yang mencakup semua transportasi laut minyak Rusia, muncul saat Moskow berupaya meningkatkan penjualan ke China dan India untuk membantu mengimbangi embargo.

Para analis mengatakan karangan UE untuk mengasuransikan kapal ini berpotensi merugikan Rusia, lebih dari embargonya terhadap minyak mentah negara itu.


"Larangan asuransi akan memiliki konsekuensi lebih jauh untuk pasar minyak daripada embargo minyak UE," kata analis Commerzbank, Carsten Fritsch, melansir AFP.

Perusahaan tidak akan lagi diizinkan untuk mengangkut minyak dari Rusia melalui laut, atau untuk mengasuransikan pengiriman tersebut.

Perusahaan asuransi UE memiliki waktu hingga akhir tahun ini untuk menerapkan larangan tersebut, sementara di Inggris diharapkan akan mengikuti larangan tersebut.

"Akan ada dampak dan akan ada dampak harga," kata Marcus Baker, kepala kelautan internasional di pialang AS Marsh.

Larangan serupa digunakan pada 2012 ketika UE melarang perusahaan asuransi dan reasuransi Eropa melindungi kapal yang membawa minyak Iran. Blok itu juga memberlakukan embargo atas pembelian minyak mentah Iran sebagai sanksi terhadap program nuklir kontroversial Teheran.

Operator kapal komersial memerlukan asuransi untuk kapal, muatannya dan untuk perlindungan dan ganti rugi (P&I) yang mencakup peristiwa seperti perang dan kerusakan lingkungan.

Mathieu Berrurier, direktur pelaksana broker asuransi laut Eyssautier-Verlingue, mengatakan sejumlah besar uang tunai diperlukan untuk pembayaran potensial yang disebabkan oleh bencana semacam itu.

Hal ini mengakibatkan perusahaan asuransi membentuk klub P&I yang mampu menawarkan jaminan yang setara dengan risiko yang terlibat dalam peristiwa termasuk tumpahan minyak besar atau tabrakan dengan kapal laut, kata Berrurier.

"Jumlah yang sangat besar diperlukan," tegasnya, menambahkan bencana semacam itu berpotensi menelan biaya miliaran dolar.

Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev, yang merupakan wakil kepala dewan keamanan negara, telah mengisyaratkan bahwa Moskow dapat mengatasi larangan tersebut dengan memberikan jaminan negara untuk menutupi ekspor minyak. Dia bersikeras bisa memungkinkan Rusia untuk mengasuransikan diri dan menghindari sanksi UE.

Tetapi dengan sebanyak 95% dari pasar asuransi P&I ditangani oleh perusahaan asuransi yang berbasis di UE dan Inggris, menurut para ahli, akan sulit bagi Rusia untuk sepenuhnya mengatasi larangan tersebut.

"Pasar sangat terjalin di Eropa (sehingga) hampir tidak mungkin" untuk menghindari dampak larangan tersebut, kata seorang eksekutif pengiriman minyak kepada AFP tanpa menyebut nama. "Tidak ada pasar asuransi alternatif yang sangat matang dan dalam di luar sana."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tok! DPR AS Setuju Jatuhkan Sanksi Minyak Rusia


(tfa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading