Proyek Tol Masa Depan RI: Tembus Perut Gunung & di Bawah Laut

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
23 June 2022 11:50
Ilustrasi Tol Bawah Laut balikpapan

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Joko Widodo masih terus membangun infrastruktur tol megah. Mulai dari jalan tol terpanjang, tembus gunung, hingga masuk ke dalam lautan.

Bukan tanpa alasan, pembangunan tol megah ini perlu dilakukan karena kondisi geografis Indonesia yang cukup menantang. Dimana banyak letak kepulauan hingga pegunungan atau bukit yang harus ditembus untuk menjangkau satu wilayah.

Beberapa proyek yang akan dibangun itu mulai dari tol Yogya - Bawen, Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu), tol Padang - Pekanbaru dan Palembang Bengkulu, Gedebage - Tasikmalaya- Cilacap, Padang - Pekanbaru hingga akses tol ke Ibu Kota Nusantara.



Tol Terpanjang

Ada dua calon tol terpanjang yang tengah dibangun dengan panjang melebihi 200 kilometer, mengalahkan rekor saat ini Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung di Sumatera mencapai 189,4 kilometer. Yakni Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap (206,6 km), dan Padang - Pekanbaru (254,8 km).

Pembangunan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap (Getaci) saat ini sudah dalam proses inventarisasi lahan wilayah Gedebage hingga Garut Utara atau seksi I. Sehingga ruas awal ini ditargetkan sudah mulai dibangun pada Q2-2023 mendatang.

Dimana untuk seksi 1&2 dari Gedebage - Tasikmalaya dikejar selesai pada 2024 mendatang, sedangkan untuk seksi 3 &4 Tasikmalaya - Cilacap pada 2029 mendatang.

Tol ini melintasi dua provinsi yakni Jawa Barat sepanjang 171,40 kilometer, dan Jawa Tengah sepanjang 35,25 kilometer, yang juga menjadi Proyek Strategis Nasional.

Sementara saingannya tol Palembang - Pekanbaru di Sumatera tengah berlanjut progres pembangunannya yang sempat mandek. Dimana terdapat 1.485 bidang tanah lagi yang harus diselesaikan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi juga harus turun tangan untuk melakukan percepatan pengadaan lahan pada ruas ini.

Sebagai informasi dari Keterangan Kemenko Marves, per Maret lalu proyek pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru untuk ruas Padang-Sicincin dengan panjang 37 km saat ini telah mencapai progres lahan sebesar 51% dan progres konstruksi sebesar 45%, dan ditargetkan akan selesai pada 2024 mendatang.

Tembus Gunung

Beberapa tol di wilayah Jawa dan Sumatera juga harus melewati kondisi geografis yang sulit. Seperti ruas tol Yogyakarta - Bawen harus menembus wilayah perbukitan hingga direncanakan pembangunan terowongan, pada STA 20_300 sampai STA 20+800.

Bahkan pada pembangunan seksi 5 dari Temanggung - Ambarawa juga harus dibangun konstruksi elevated atau layang sepanjang 4,4 kilometer karena melewati cagar budaya Yogyakarta.

Begitu juga dengan tol Cisumdawu yang memiliki terowongan kembar di wilayah seksi II Rancakalong - Sumedang, Jawa Barat.

Terowongan kembar yang ada di tol ini memiliki panjang 472 meter dengan diameter 14 meter. Karena terletak di pegunungan dan kontur yang berkelok tol ini diklaim sebagai tol terindah di Indonesia.

Sementara di Sumatera ada tol Padang - Pekanbaru dan tol Palembang 0 Bengkulu juga harus dibangun terowongan untuk menembus bukit Barisan.

Tol Terowongan Bawah Laut

Untuk menyambung wilayah IKN di Penajam Paser, Kalimantan Timur akan dibangun tol terowongan bawah laut. Yang tersambung dari tol Balikpapan - Samarinda.

Saat ini pemerintah Indonesia juga sudah mendapatkan hibah dari Korea Selatan yang saat ini dalam proses pipeline, yakni Feasibility Study (studi kelayakan) dan Basic Design tol bawah laut atau immersed tunnel teluk Balikpapan (Jalan tol Akses IKN), pembentukan Manajemen Konstruksi Digital dan Hijau di Indonesia, dan Pembentukan Sistem Informasi Jalan Tol di Indonesia.

"Selain SHMS (Structural Health Monitoring System) dan ITS (Intelligent Transport Systems) akan diprioritaskan juga FS dan Basic Design untuk jalan akses IKN karena kami akan memulai pembangunan infrastruktur dasar IKN pada Agustus 2022 mendatang," kata Basuki dalam keterangan, dikutip (23/6/2022).

Nantinya akses tol IKN ini memiliki panjang mencapai 33 kilometer yang tersambung dengan tol Balikpapan - Samarinda pada Kilometer 11.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mau Mudik ke Solo? Cek Tarif Jalan Tolnya


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading