Kasus Covid RI Melonjak Lagi, Perjalanan Bakal Diperketat?

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
20 June 2022 16:35
Pemeriksaan test PCR Covid-19 di salah satu Lab test Covid-19 di kawasan Cilandak, Jakarta, Kamis (16/6/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati memastikan belum ada rencana pengetatan mobilitas dalam waktu dekat, menyusul mulai naiknya angka kasus harian Covid - 19.

"Belum ada rencana untuk pengetatan lagi dalam waktu dekat," kata Adita usai Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Senin (20/6/2022).

Adita menjelaskan untuk pengetatan mobilitas itu dibahas bersama Satuan Tugas Penanganan Covid - 19 juga Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, sebagai Koordinator PPKM. Namun dari beberapa parameter juga masih terpantau landai meski naik seperti dari penyebaran harian hingga keterisian rumah sakit (BOR/Bed Occupancy Ratio).


"Sampai saat ini informasi dari Satgas, kasus naik tapi BOR itu naiknya landai. Kemudian juga tingkat kematian masih relatif rendah," katanya.

"Jadi dengan protokol kesehatan pada bidang transportasi masih bisa kita jalankan dan belum diperlukan ada rencana pengetatan dalam waktu dekat," tambah Adita.

Dalam beberapa waktu terakhir penyebaran kasus harian Covid - 19 memang terus meningkat dengan rata-rata 1.000 kasus per hari. Dimana penambahan kasus baru pada Minggu (19/6/2022) mencapai 1.167 kasus dan hari sebelumnya Sabtu (18/6/2022) mencapai 1.264 kasus.

Jika dibandingkan pada awal bulan (1/6/2022) kasus baru hanya 368 kasus, dan (2/6/2022) sebanyak 304 kasus.

Untuk wilayah Jawa - Bali juga kebanyakan masih menerapkan PPKM level 1 melalui Inmendagri No 29 Tahun 2022. Dimana penetapan ini berlaku mulai dari 7 Juni - 4 Juli 2022 mendatang.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pengusaha Tak Khawatir Ledakan Covid Pasca Lebaran, Kenapa?


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading