Mantap! Jabar Juara Satu Soal Kecepatan Belanja 2022

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
20 June 2022 12:47
INFOGRAFIS, Juara Klasemen Investasi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat, hingga 31 Mei 2022 Jawa Barat merupakan provinsi paling atas yang sudah menyerap anggaran belanja daerahnya.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni menjelaskan, secara keseluruhan realisasi belanja keseluruhan provinsi, hingga 31 Mei 2022 baru mencapai 23,96% atau lebih tinggi dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2020 yang mencapai 22,15%, namun lebih rendah dibandingkan Mei 2021 yang mencapai 24,02%.


Secara rinci, belanja Provinsi hingga 31 Mei 2022, belanja modal sudah terealisasi Rp 4,3 triliun atau 8,41% dari pagu sebesar Rp 51,5 triliun dan belanja operasional mencapai Rp 61,6 triliun atau 26,92% dari pagu anggaran yang sebesar Rp 228,9 triliun.

"Realisasi belanja tertinggi adalah Jawa Barat, (yang serapan belanjanya) di atas rata-rata provinsi lainnya," jelas Agus dalam Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD 2022 secara virtual, Senin (20/6/2022).

Agus merinci, hingga 31 Mei 2022 realisasi belanja Provinsi Jawa Barat sudah mencapai 44,51%, disusul Bengkulu mencapai 33,9%, Banten 41,43%, Kepulauan Riau 33,72%, Kalimantan Tengah 36,7%, Sumatera Utara 38,39%, Sulawesi Barat 35,91%, Daerah Istimewa Yogyakarta 33%, Jawa Timur 36%.

"Di luar yang saya sebutkan (realisasi belanja provinsi) masih di bawah rata-rata nasional," ujar Agus lagi.

Sementara 10 provinsi yang masih rendah realisasi belanjanya hingga 31 Mei 2022 di antaranya Provinsi Nusa Tenggara Timur 24,16%, Provinsi Maluku 22,06%, Provinsi Sumatera Selatan 26,95%, Provinsi Papua Barat 33,78%, dan Provinsi Kalimantan Barat 35,42%.

Provinsi lainnya yang masih rendah realisasi belanjanya hingga 31 Mei yakni Papua 7,42%, Sulawesi Selatan 37,99%, Kalimantan Selatan 20,26%, Maluku Utara 30,69%, dan Kalimantan Utara 35,46%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Belanja APBD Rp 93 T, Lebih Dari Separuh Demi Gaji Pegawai


(cap/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading