Uji Coba Jalan, Beli Pertalite Pakai Aplikasi Segera Berlaku!

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
20 June 2022 09:35
Siap-siap! Beli Pertalite Harus Daftar Lewat Aplikasi Foto: CNBC Indonesia TV

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah bakal melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite dan Solar subsidi menggunakan aplikasi MyPertamina. Saat ini uji coba penggunaan dengan aplikasi tersebut masih berlangsung di dua provinsi yakni di Jakarta dan Jawa Barat.

Ke depan, melalui aplikasi MyPertamina mobil-mobil mewah akan dilarang membeli Pertalite. Adapun saat ini pemerintah sedang menggodok kriteria-kriteria mobil atau kendaraan yang dilarang membeli bensin yang dibeli sejuta umat masyarakat Indonesia itu. 

Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman menjelaskan bahwa pihaknya bersama Pertamina akan melakukan sosialisasi terkait MyPertamina sebagai alat transaksi pembelian BBM di SPBU sebelum diterapkan menyeluruh.


"Sekarang Pertamina masih uji coba di Jakarta dan Jawa Barat, kita tunggu hasilnya semoga bisa Juli-Agustus sudah ada," kata Saleh kepada CNBC Indonesia, Sabtu (18/6/2022).

Adapun setelah hasil uji coba selesai diterapkan di Jakarta dan Jawa Barat, maka langkah selanjutnya yang akan dilakukan yakni sosialisasi ke masyarakat. Sama halnya dengan provinsi lainnya, sebelum dilakukan sosialisasi, pemerintah akan memulainya terlebih dulu dengan uji coba.

"Setelah itu sosialisasi, apakah di Jawa dulu atau juga provinsi lain atau seluruh Indonesia nanti dilihat hasil uji cobanya," katanya.

Untuk diketahui, pemerintah akan mengkategorikan pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 atau Pertalite serta Solar Subsidi. Kriteria pembeli itu akan terdaftar dalam aplikasi digital, salah satunya aplikasi milik Pertamina yakni MyPertamina.

Pembelian Pertalite dan Solar subsidi menggunakan MyPertamina itu sering dengan kebijakan baru pemerintah melalui Revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 khususnya dalam penentuan kriteria penerima BBM Subsidi dan juga petunjuk pelaksanaan teknis mengenai pembelian Pertalite dan Solar subsidi ini.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengatakan, bahwa saat ini aplikasi MyPertamina sudah teregister sebanyak 28 juta, adapun untuk user aktifnya kurang lebih mencapai 2,5 juta per bulan.

"Aplikasi MyPertamina ini sudah 28 juta registernya, user aktifnya 2,5 juta. Kami sudah menjalankan aplikasi ini kurang lebih sejak 2018 dan kita melihat evaluasi kesiapan dari aplikasi ini. Kesiapan infrastruktur sendiri saat ini kurang lebih sudah ada 85% SPBU terkoneksi," ungkap Mars Ega kepada CNBC Indonesia dalam Energy Corner, Senin (13/6/2022).

Mars Ega bilang bahwa memang terdapat daerah tertentu yang belum terkoneksi dengan aplikasi MyPertamina ini. Namun, apabila kebijakan pembelian Pertalite dan Solar subsidi dijalankan menggunakan aplikasi, maka Pertamina akan memasifkan penggunaan MyPertamina di setiap SPBU di daerah-daerah.

"Ke depan yang kita siapkan ini tidak langsung mandatory menggunakan aplikasi, jadi MyPertamina ini ada aplikasinya ada web nya. Jadi web page untuk meregister para pengguna BBM JBKP dan JBT, nah nanti kepada masyarakat itu pun tidak wajib mendownload aplikasinya tetap mereka akan bertransaksi dengan entri beberapa data yang sudah terverifikasi," ungkap Mars Ega.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Awas Jebol! Baru 4 Bulan, Penyaluran Pertalite Capai 39%


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading