Ini Sikap Tegas Jokowi soal Rusia di Tengah Isu Bertemu Putin

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 June 2022 14:52
Indonesia dan Jerman memperingati 70 tahun pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 2022 ini.( Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden) Foto: Indonesia dan Jerman memperingati 70 tahun pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 2022 ini.( Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kesekian kalinya menegaskan sikap Indonesia terhadap serangan militer yang digencarkan Rusia ke Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Penegasan tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeir usai keduanya bertemu membahas kerja sama bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

"Secara tegas saya menyampaikan kembali posisi konsisten Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah," kata Jokowi, Kamis (16/6/2022).


"Untuk itu prinsip dan hukum internasional harus dipatuhi secara konsisten, dan budaya damai serta saling menghormati, serta semangat kerja sama perlu terus diperkuat," tegas Jokowi.

Indonesia dan Jerman memperingati 70 tahun pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 2022 ini.( Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)Foto: Indonesia dan Jerman memperingati 70 tahun pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 2022 ini.( Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pernyataan ini keluar setelah sebelumnya Jokowi dilaporkan akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada 30 Juni 2022 mendatang. Hal ini diungkap oleh seorang sumber Kremlin kepada kantor berita Rusia, TASS.

Jokowi, dalam kesempatan tersebut juga mengajak Jerman untuk bekerja sama menghadapi dampak invasi Rusia. Jokowi secara khusus memberikan perhatian khusus terkait ancaman krisis pangan dan energi.

"Dan terkait kerja sama di kawasan Indo Pasifik. Saya kembali tekankan pentingnya arsitektur kawasan secara inklusif, yang mengedepankan kolaborasi, bukan pembendungan dalam spirit kerja sama multilateralisme dan perdamaian," tegas Jokowi.

Indonesia dan Jerman memperingati 70 tahun pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 2022 ini.( Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)Foto: Indonesia dan Jerman memperingati 70 tahun pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 2022 ini.( Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Sebagai informasi, Indonesia dan Jerman sendiri memperingati 70 tahun pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 2022 ini. Jokowi berharap hubungan Indonesia dan Jerman ke depan semakin erat.

"Ini merupakan momentum bagi Indonesia dan Jerman memperkuat hubungan," tegas Jokowi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Buah Simalakama Jerman 'Buang' Gas dan Minyak Rusia


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading