Awas Putin! 20 Negara Ini Beri Bantuan Keamanan ke Ukraina

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
26 May 2022 12:10
Tentara Ukraina mengendarai howitzer self-propelled di jalan di wilayah Kharkiv pada 17 Mei 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Foto oleh SERGEY BOBOK/AFP via Getty Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 20 negara dunia memberikan bantuan keamanannya kepada Ukraina yang saat ini masih digempur oleh pasukan Moskow. Hal ini disampaikan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lloyd Austin.

Dalam sela-sela pertemuan Grup Kontak Ukraina, Senin (23/5/2022), Austin mengatakan bahwa banyak negara dunia yang sadar akan situasi ini untuk melindungi Ukraina.


"Banyak negara menyumbangkan amunisi artileri yang sangat dibutuhkan, sistem pertahanan pantai, tank dan kendaraan lapis baja lainnya. Yang lain maju dengan komitmen baru untuk melatih pasukan Ukraina dan mempertahankan sistem militernya," kata Austin kepada wartawan di Pentagon seperti dilaporkan Voice of America.

Dilaporkan Denmark telah setuju untuk menyediakan peluncur Harpoon dan Harpoon kepada Ukraina. Republik Ceko juga setuju untuk mengirim dukungan ke Ukraina termasuk sumbangan baru-baru ini berupa helikopter serang, tank, dan sistem roket.

Dalam grup kontak Ukraina terbaru ini, sebanyak 47 negara telah masuk menjadi anggotanya. Anggota terbaru grup itu saat ini adalah Austria, Irlandia, dan juga Kolombia.

"Semua orang di sini memahami taruhannya perang ini, dan mereka membentang jauh melampaui Eropa," tambah Austin.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam gelaran World Economic Forum (WEF) mengajak dunia untuk bersama-sama menekan Rusia dengan cara embargo minyak Rusia, pemblokiran bank Moskow, dan penghentian semua perdagangan dengan Negeri Beruang Putih itu.

"Inilah sanksi yang seharusnya: Sanksi harus maksimal, sehingga Rusia dan setiap agresor potensial lainnya yang ingin mengobarkan perang brutal terhadap tetangganya akan mengetahui dengan jelas konsekuensi langsung dari tindakan mereka," kata Zelensky melalui seorang penerjemah.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Amerika Cs 'Kopdar' di Dekat RI, Sinyal Keras Perang Dunia 3


(tps/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading