Luhut: Saya Bukan Menteri Segala Macam!

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
25 May 2022 16:32
Infografis/Luhut Kaget  RI Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas, Kenapa?/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan bercerita perihal manfaat pengalamannya sebagai prajurit Kopassus TNI terhadap amanah yang diemban di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Cerita itu dituturkan Luhut saat menghadiri seminar nasional yang digelar Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang ditayangkan di kanal Youtube STTAL, Rabu (25/5/2022).

Dalam kesempatan itu, Luhut berpesan kepada para perwira TNI, khususnya TNI AL, harus terintegrasi dalam bekerja.

"Di republik ini saya lihat dari berpuluh tahun itu tidak kerja terintegrasi. Dia pikir kalau dia menteri dia bisa selesaikan itu masalah, nggak bisa. Kalau sendiri tidak akan jadi," ujarnya.

Luhut lantas menceritakan pengalamannya sewaktu melakukan reorganisasi di Kopassus. Ia mengaku menghadirkan perubahan di Kopassus yang dulu dikenal dengan Detasemen Gultor 81.

"Kopassus itu tidak pernah punya spesialisasi sampai pada akhirnya saya masuk pangkat mayor setelah saya belajar dari mana-mana dari Amerika, Inggris saya bilang harus ada spesialisasi terintegrasi dia, baru dia bisa keluar operasi," kata Luhut.

"Karena saya ingat dulu terjun di Timor Timur pokoknya asal kuat, berani nembak, ya sudah itu aja modalnya. Padahal saya bilang pengalaman itu membuat saya tidak bisa. Kita harus mengintegrasikan semua untuk mencapai sasaran tadi," lanjutnya.

Pengalaman dari skala kecil itu, menurut Luhut, terbawa sampai sekarang. Dia bilang bisa membuat integrasi semua pekerjaan yang diberikan oleh Jokowi.

"Orang banyak yang tidak sadar itu. Orang pikir ini mau menteri segala macam, nggak. Saya bukan menteri segala macam saya hanya menteri koordinator bidang maritim. Tapi maritim itu kan luas. 70% Indonesia ini adalah laut. Itu orang lupa," katanya.

"Pengamat-pengamat angkatan darat itu pun gak sadar itu. Dulu saya merasa angkatan darat, saya rasa saya aja paling hebat. Setelah saya baru masuk menko marves, 75% itu bisa lho laut Indonesia," lanjutnya.

Lebih lanjut, Luhut mengharapkan peran lebih dari TNI AL, khususnya Pushidros.

"Makanya saya minta Pushidros naik, saya lapor presiden karena apa? Data kelautan kita di bawah ini kita masih sangat kecil. Kekayaan luar biasa kita masih besar di sana," ujar Luhut.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Luhut Bawa Kabar Gak Enak Soal Covid Omicron RI, Berani Baca?


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading