Sejumlah warga beraktivtas saat badai pasir di Najaf, Irak, Senin (23/5/2022). Otoritas Irak menutup sementara gedung-gedung publik dan bandara setempat setelah badai pasir kembali datang menerjang awal pekan ini. (REUTERS/Alaa Al-Marjani)
Ibu kota Baghdad sendiri, diselimuti awan debu raksasa yang membuat jalanan yang biasanya ramai menjadi sepi dan bermandikan cahaya oranye yang mencekam. (AP Photo/Hadi Mizban)
Sebelah selatan Baghdad, dekat kuil Syiah di kota Najaf, para penggembala mendapati diri mereka diselimuti partikel debu. (REUTERS/Alaa Al-Marjani)
Juru bicara Kementerian Kesehatan Irak, Seif al-Badr, menuturkan lebih dari 1.000 orang dilarikan ke rumah sakit setempat karena mengalami gangguan pernapasan akibat badai pasir yang menerjang pada Senin (23/5) waktu setempat. (AP Photo/Hadi Mizban)
Perdana Menteri (PM) Irak Mustafa al-Khademi memerintahkan semua pekerjaan dihentikan sementara di institusi-institusi pemerintah, kecuali layanan kesehatan dan keamanan, dengan alasan 'kondisi iklim yang buruk dan datangnya badai pasir yang ganas'. (AP Photo/Hadi Mizban)
Lalu lintas di sejumlah bandara internasional di Baghdad, Arbil dan Najaf, terpaksa dihentikan sementara akibat badai pasir ini. (REUTERS/Khalid al-Mousily)
Irak masuk daftar lima negara paling rawan terhadap perubahan iklim dan penggurunan. Kementerian Lingkungan Irak bahkan memperingatkan bahwa selama dua dekade ke depan, Irak bisa menghadapi rata-rata 272 hari dengan badai pasir setiap tahunnya, naik di atas 300 pada tahun 2050. (AP Photo/Hadi Mizban)
"Badai debu ini biasanya datang pada musim panas, tapi tidak pada tingkat yang sama seperti baru-baru ini," sebut seorang dokter pada rumah sakit Baghdad, Seif el-Hamza, sembari menyebut kasus gangguan pernapasan 'meningkat secara signifikan dibandingkan musim sebelumnya'. (AP Photo/Nabil al-Jurani)
Dua badai pasir sebelumnya yang menerjang Irak membuat nyaris 10.000 orang dilarikan ke rumah sakit dengan gangguan pernapasan. Sedikitnya satu orang tewas akibat situasi yang sama. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)