Ibu Kota Baru Bakal Ada Mobil Tanpa Sopir, BSD Mulai Duluan!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
20 May 2022 12:45
foto/ Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu kota Negara 2 (Dok: PUPR)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan menerapkan teknologi autonomous vehicle atau kendaraan tanpa supir di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser, Kalimantan Timur. Setidaknya saat ini regulasi tengah dipersiapkan.

"Autonomous Vehicle ini sebuah keniscayaan teknologi transportasi. Kita memang sudah berminat untuk membuat ini di IKN. swasta itu memang punya fleksibilitas, makanya ini perlu di endorse." kata Budi Karya dalam Uji Coba Kendaraan Listrik Otonom di QBig, Bumi Serpong Damai, Kabupaten Tangerang, Jumat (20/5/2022).

Dia berharap hal ini bisa terapkan terutama di ibu kota negara baru. Dimana dari aspek regulasinya saat ini juga masih difinalisasi.


"Kita akan finalisasi regulasinya," katanya.

Adapun ancar-ancar penerapan di Ibu Kota nanti bisa diterapkan pada tahun depan. "Di IKN itu tahun depan," jelasnya.

Senada Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono, mengatakan saat ini sedang menggodok implementasi Autonomous Vehicle ini di IKN. Namun dia menjelaskan kemungkinan penerapannya baru bisa dilakukan pada 2024.

"Kita mau secepat mungkin tapi mungkin 2024 untuk service pemindahan awal dari TNI, Polri, dan ASN serta beberapa pekerja. kita harap ada layanan bagi yang pindah duluan kesana," kata Bambang.

Dalam contoh uji coba yang saat ini diterapkan di QBig, Bumi Serpong Damai, Kabupaten Tangerang, kapasitas kendaraan listrik otonom yang diterapkan hanya dengan kapasitas 15 penumpang.

Bambang mengatakan kendaraan hasil pabrikan Perancis ini, hanya berbentuk bus kecil. Namun nantinya saat diterapkan pada IKN bisa lebih besar lagi.

"Nanti bisa lebih besar lagi yang tidak ada sopirnya dikendalikan secara otomatis. atau opsi lain bus bus kecil seperti ini bisa dirangkai," katanya.

Dari bayangannya nantinya kendaraan listrik otonom yang diterapkan tidak dengan rute yang tetap, melainkan on demand.

"Kita harapkan rutenya gak fix, nanti mereka bisa buat optimasi rute. kalau lihat sekarang kan rutenya fix, tapi nanti on demand dan dynamic dari rutenya," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Curi Start! Pengembang 'Raksasa' Stok Tanah di Ibu Kota Baru


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading