Ini Alasan Tol Serpong-Cinere Tak Kunjung Beroperasi

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
19 May 2022 16:50
Progres Tol Cinere - Serpong Seksi 2 (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tol Serpong-Cinere yang menjadi bagian jaringan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR 2) belum juga beroperasi, meski konstruksi utama jalan sudah terbangun. Padahal sebelumnya di target operasi pada 2021 lalu.

Pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi 2 seksi antara seksi 1 Serpong-Pamulang (6,5 km) yang telah beroperasi sejak April 2021 lalu, dan seksi 2 Pamulang-Cinere (3,65 km) yang masih berprogres.

Mengutip laporan pada laman Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (17/8/2022), progres pembangunan seluruh segmen jaringan jalan tol Serpong-Cinere telah selesai.


Pekerjaan yang tersisa saat ini adalah pembebasan lahan di luar jalur utama (main road) sejumlah 54 bidang yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur penghubung tol Serpong-Cinere dan jalan tol Cinere-Jagorawi.

"Selain itu terdapat 74 bidang tanah yang akan dibebaskan untuk meningkatkan kapasitas persimpangan diakses Martadinata menjadi simpang tidak sebidang," tulis keterangan KPPIP, dikutip, Kamis (19/5/2022).

Belum Uji Laik Fungsi

Pengoperasian Jalan Tol Serpong-Cinere Segmen 2 Pamulang-Cinere mundur dari jadwal yang ditargetkan karena proses Uji Laik Fungsi (ULF) yang belum dapat dilaksanakan.

Keterlambatan juga disebabkan oleh belum selesainya konstruksi Jalan Tol Cinere-Jagorawi Segmen Cinere-Limo-Kukusan. yang akan terhubung dengan jaringan jalan tol ini.

Dari laporan itu disebutkan PT Cinere Serpong Jaya (PT CSJ), sebagai Badan Usaha Jalan Tol Serpong-Cinere, telah mengajukan permohonan ULF ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Namun, ULF akan dilaksanakan ketika seluruh ruas Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Cinere-Jagorawi telah menyelesaikan seluruh proses konstruksi.

KPPIP akan terus berkoordinasi dengan kedua BUJT di Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Cinere-Jagorawi sehingga kedua ruas akan dapat beroperasi saling mendukung satu sama lain dalam Jaringan Jalan Tol JORR 2.

Jalan Tol Serpong-Cinere diharapkan dapat memperlancar arus mobilitas untuk mendukung kegiatan ekonomi di wilayah Jabodetabek serta dapat dijadikan pilihan alternatif lain untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dan mempercepat waktu tempuh yang saat ini bebannya sangat tinggi pada JORR 1.

Mengutip laporan monitoring progres konstruksi jalan tol Jabodetabek Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) total panjang tol ini mencapai 10,14 km dengan nilai investasi Rp 2,22 triliun.

Adapun realisasi pembebasan lahan untuk seksi II Pamulang-Cinere sudah mencapai 98,9% dengan progres konstruksi mencapai 100%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Selesaikan Tol hingga Jembatan, Ini Target Kemen PUPR di 2022


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading