Rencana Pemerintah Hapus Tenaga Honorer Sudah Sejak 2005

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
18 May 2022 13:40
INFOGRAFIS, Gokil PNS ini Gajinya Lebih dari Rp 100 Juta

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menegaskan rencana penghapusan tenaga honorer bukan kebijakan yang tiba-tiba. Tetapi sudah ada sejak tahun 2005 silam.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Alex Denni mengatakan, kebijakan ini direncanakan karena pada tahun 2005 lalu terjadi pembengkakan tenaga kerja honorer.


"Sebetulnya ini bukan ujug-ujug. Tapi sudah dari 2005. Itu sudah inventarisir," kata dia kepada CNBC Indonesia.

Ia menjelaskan, awalnya pada 2005 hanya ada 900 ribu tenaga honorer di seluruh instansi pemerintah. Lalu sekitar 860 ribu tenaga honorer tersebut diangkat sebagai PNS.

Dengan demikian maka sisanya seharusnya menjadi 40 ribuan tenaga honorer di instansi pemerintah. Namun, begitu di data ulang terjadi pembengkakan sehingga jumlah tenaga honorer menjadi 600 ribuan atau meningkat lebih dari 10 kali lipat dari jumlah awal.

Sejak saat itu pemerintah pun melarang instansi nya untuk merekrut tenaga honorer. Artinya, pemerintah sudah lama menyusun rencana proses penghapusan tenaga honorer ini.

"Sebenarnya instansi pemerintah sudah dilarang merekrut tenaga honorer dan sejenisnya sejak tahun 2005, melalui PP 48 tahun 2005 di pasal 8. Jadi sudah sangat lama prosesnya," kata Alex.

Kemudian, pembengkakan jumlah tenaga honorer di tiap instansi ini juga akhirnya mendorong pemerintah menerbitkan Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara 5/2014. Dalam aturan, ditetapkan hanya ada dua kategori ASN yakni PNS dan PPPK.

UU ini kemudian diturunkan menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam aturan ini disebutkan bahwa tenaga honorer menyelesaikan tugasnya paling lambat hingga tahun 2023. Setelah itu, diharapkan tidak ada lagi honorer di instansi pemerintah.

"PP itukan turunan dari UU yang harus dijalankan," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Hore! Honorer Akan Segera Diangkat Jadi PNS


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading