Sempat Jadi Primadona, Ini yang Bikin Avanza Tak Selaris Dulu

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
06 May 2022 17:30
Toyota All New Avanza 2015 (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Toyota Avanza sempat menjadi salah satu mobil paling laris di pasar otomotif Indonesia. Mobil ini dapat dengan mudah ditemui di seluruh jalanan. Bahkan tercetus guyonan Avanza tidak bisa dibalap karena biasanya di depannya akan ada Avanza lagi.

Sayangnya saat ini pamor kendaraan roda empat sejuta umat tersebut mulai redup Mobil tipe ini gagal mempertahankan puncak rantai mobil terlaris. Apalagi setelah peluncuran All New Toyota dan All New Veloz pada November 2021 lalu, nama Avanza sudah tidak lagi di puncak mobil terlaris.

Sedangkan pada Januari-Februari 2022, Avanza harus tunjuk pada Suzuki Carry Pick-up dan Honda Brio. Memasuki bulan ketiga tahun 2022, lagi-lagi langkah Avanza terjegal, kali ini oleh Toyota Innova.


Lalu apa yang membuat Avanza tak lagi jadi primadona kendaraan keluarga Indonesia?

Pemerhati Otomotif Munawar Chalil mengatakan ada banyak faktor. Ia mengatakan fenomena ini harus dilihat dari aspek pasar Avanza itu sendiri yang sempat terpengaruh oleh pandemi Covid-19

"Pasar Avanza itu selama ini kebanyakan yang beli adalah korporasi untuk keperluan armada dan konsumen karyawan, saat pandemi semuanya kena dampak. Perusahaan menahan belanja dan karyawan banyak yang kena pemotongan gaji hingga PHK," katanya kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Sedangkan pengamat otomotif Bebin Djuana mengatakan penurunan penjualan Avanza dikarenakan masyarakat punya banyak pilihan sekarang, salah satunya seperti Xpander.

Avanza juga harus menghadapi perubahan sejak diluncurkannya All New Veloz dan All New Avanza. Grup bisnis, Astra memutuskan, produksi Avanza oleh Astra Daihatsu Manufacturing, dan Avanza oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Awalnya, data penjualan keduanya, Avanza dan Veloz disatukan. Karena itu pula lah, tampak data penjualan Avanza selalu merajai chart pasar mobil di Indonesia. Kini, dengan berakhirnya diskon PPnBM dan berlakunya tarif PPN baru jadi 11%, Avanza pun harus mulai mencatatkan penjualan sendiri, tanpa akumulasi penjualan dengan Veloz.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mobil Ini Katanya Terkenal, Tapi Penjualannya Nol!


(tfa/tfa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading