Negara-Negara Asia Ini Dianggap AS Aman Dikunjungi, Ada RI?

News - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
30 April 2022 21:00
People are dwarfed against the financial skyline as they take photos of the Merlion statue along the Marina Bay area in Singapore, Tuesday, June 30, 2020. (AP Photo/Yong Teck Lim)

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa negara di Asia dinilai para turis dan pelancong dari Amerika Serikat (AS) lebih aman untuk dikunjungi saat ini, dibanding kondisi sebelum pandemi beberapa tahun lalu. Penilaian ini muncul dari survei yang dilakukan penyedia jasa asuransi perjalanan Berkshire Hathaway Travel Protection.

Mengutip CNBC International, negara-negara di Asia yang masuk daftar tersebut adalah Korea Selatan, Singapura, Thailand, Jepang, Cina, dan Vietnam. Peringkat keamanan kunjungan di negara-negara itu naik signifikan pada laporan bertajuk 'State of Travel Insurance Report' itu.

Dari nama-nama tersebut, empat negara di antaranya masuk 10 besar negara teraman untuk dikunjungi menurut warga AS. Ketiga negara itu adalah Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.


Survei ini dilakukan kepada lebih dari 1.500 warga Amerika pada September 2021. Partisipan survei ditanyakan mengenai persepsi mereka terkait tingkat kejahatan, ancaman teroris, transportasi dan kesehatan, serta kemungkinan ancaman yang bisa mereka dapatkan jika berkunjung ke negara-negara tujuan wisata-terutama bagi wanita, warga berkulit non-putih serta LGBTQ.

Singapura menduduki peringkat ke-3 daftar kota teraman yang bisa dikunjungi wisatawan AS. Posisinya ada di atas Tokyo (peringkat 5) dan Bangkok (11).

Kemudian, Jepang masuk urutan keempat negara yang paling aman dikunjungi. Menyusul negara ini ada Korea Selatan di urutan ketujuh, dan Thailand pada posisi kedelapan.

Generasi muda atau Milenial di AS juga menilai Korea Selatan dan Thailand sebagai negara paling aman untuk dikunjungi kini. Kemudian, mereka menilai Singapura merupakan kota teraman sebagai lokasi wisata.

Survei yang sama juga menunjukkan adanya perubahan persepsi keamanan di benak turis asal AS sebelum dan sesudah pandemi terjadi. Wakil Presiden Berkshire Hathaway Travel Protection Carol Mueller menyebut, kini wisatawan asal AS banyak mempertimbangkan faktor bisa atau tidaknya mereka bergerak bebas dan terhindari dari penyakit jika hendak berkunjung ke suatu negara.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Singapura Temukan Lagi 2 Orang Positif Omicron


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading