Menhub Ingatkan Pemudik Waspadai Penularan Virus!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
25 April 2022 19:40
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Saat Konfrensi Pers Penyesuaian Regulasi Perjalanan Mana Covid-19. (Tangkapan Layar Youtube BNPB Indonesia) Foto: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Saat Konfrensi Pers Penyesuaian Regulasi Perjalanan Mana Covid-19. (Tangkapan Layar Youtube BNPB Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mewanti-wanti masyarakat yang ingin mudik agar memperhatikan kesehatannya, termasuk untuk menyegerakan vaksin booster. Oleh karenanya, tema mudik kali ini adalah "Mudik aman dan Mudik sehat".

"Ada risiko bahwa peningkatan atau penularan itu terjadi, oleh karena itu ada kata sehat di situ. Upayakan rekan-rekan menyampaikan bahwa mereka yang akan mudik seyogianya melakukan booster," kata Budi dalam pembukaan Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2022 di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (25/4/2022).

Dorongan untuk booster tidak lepas dari tingginya masyarakat yang akan mudik. Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik di tahun ini mencapai 85 juta orang. Jumlah ini meningkat lebih dari 40 persen dibanding mudik 2019. Dimana pada mudik 2019 lalu, jumlah pemudik mencapai 50 juta orang.

Karenanya, pelaksanaan vaksinasi menjadi bagian penting demi meminimalisir penyebaran Covid-19. Pelaksanaan ini juga melibatkan TNI-Polri.

"Berikan fasilitas vaksinasi di semua simpul-simpul transportasi, itu kita bisa kerjasama dengan TNI/Polri," sebut Budi.

Melihat pentingnya agenda pelaksanaan mudik di tahun ini, pemerintah sudah mengadakan 5-6x rapat terbatas. Artinya, Presiden Joko Widodo juga menaruh perhatian besar terhadap mudik tahun ini. Apalagi, tahun ini merupakan mudik pertama setelah dua tahun belakangan absen.

"Saya yakin bahwa semua, Kemenkes dan TNI/Polri bersedia untuk bekerjasama dengan kita sehingga kita bisa melakukan mandat presiden sebagai bagian dari tugas negara," ujar Budi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi 'Ramal' Mudik Macet Parah, Ini yang Bisa Dicegah


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading