Cak Imin Ungkap Pentingnya Lestarikan Tradisi Ramadan

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
18 April 2022 11:09
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda: Penyampaian Pemerintah terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM dan PPKF) RAPBN TA 2022, Kamis, 20 Mei 2021. (Tangkapan Layar Youtube DPR RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa tradisi Ramadan yang beragam di Indonesia tidak hanya menjadi penguat semangat keagamaan, namun juga persatuan dan kebersamaan.

Hal tersebut dia sampaikan dalam pengajian jelang buka puasa bertajuk NGOPI atau Ngopeni Ati (menjaga hati) bersama warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (16/4).

"Tradisi Ramadan yang banyak saat sahur, saat tarawih, saat menjelang berbuka memang khazanah yang harus dikuatkan, dipelihara dan menjadi sarana bagi kita dalam menopang kehidupan keagamaan dan kebersamaan kita," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/4/2022).


Pria yang kerap disapa Cak Imin atau Gus Muhaimin ini menambahkan, forum-forum pengajian juga bisa menjadi sarana untuk saling mencerahkan dan menguatkan sisi kearifan lokal atau tradisi setiap bulan Ramadan di Indonesia.

"Apalagi di era yang serba dipenuhi perubahan saat ini yang disebabkan banyak faktor, seperti pesatnya teknologi, adanya pandemi yang tidak pernah kita bayangkan, juga krisis global," terang Cak Imin.

Pengajian semacam Ngopeni Ati menurutnya bisa menjadi sarana untuk mendiskusikan banyak hal, seperti redefinisi arah pembangunan secara langsung bersama masyarakat di berbagai bidang baik kenegaraan, pemerintahan, sosial, serta pendidikan khususnya di dunia pesantren.

Selain sebagai sarana kajian keagamaan, Cak Imin forum ini bisa menjadi media diskusi arah pembangunan Indonesia yang lebih baik.

"Ngopeni ati itu menjaga kita supaya kita hadir dalam kesiapan mental yang memadai, berperan lebih optimal di berbagai profesi masing-masing, dan tanggung jawab kita sebagai warga negara," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Demi Dibahas di Rapat Paripurna, DPR Kebut RUU TPKS


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading