Internasional

Takut Dibunuh, Putin Siapkan Tubuh Pengganti yang Mirip?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
05 April 2022 09:10
Russian President Vladimir Putin walks after delivering a speech during a gala show, marking the Defender of the Fatherland Day, at the Kremlin in Moscow, Russia February 22, 2018. REUTERS/Yuri Kadobnov/Pool Foto: REUTERS/Yuri Kadobnov/Pool

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan menggunakan tubuh pengganti. Penggunaan tubuh pengganti bukan tanpa sebab.

Putin dilaporkan khawatir para panglima militer bisa melancarkan kudeta. Ini setelah dia memecat delapan jenderal senior karena gagal merebut Ukraina.


"Kami tahu Putin paranoid tentang keamanannya dan langkah ini hanya menunjukkan betapa seriusnya timnya mengambil ancaman terhadap hidupnya," kata seorang sumber intelijen, dikutip dari Daily Star, Selasa (5/4/2022).

"Tim perlindungan dekatnya memastikan makanannya diperiksa, tidak ada yang mendekatinya tanpa persetujuan mereka. Tapi mantan kepala staf, jenderal dan operator FSB akan mengetahui titik lemah dalam sistem," tambahnya.

Penampilan tubuh pengganti Putin sudah melakukan tugasnya di pertemuan Kremlin dan digunakan sebagai umpan ketika Putin yang asli bergerak. Dia bahkan tinggal di kompleks Presiden dan telah dilatih untuk berjalan seperti pemimpin Rusia tersebut.

"Saya sama sekali tidak terkejut jika kita mendengar dalam beberapa bulan ke depan bahwa Putin telah meninggal dan alasan yang diberikan adalah serangan jantung atau penyakit jangka panjang. Saya ragu mereka akan mengakui itu adalah kudeta internal," katanya lagi.

Kelakuan Putin tersebut dikatakan dapat dipahami. Sebab ada kekhawatiran yang meluas di antara para komandan senior Rusia tentang arah perang dan dampaknya terhadap ekonomi.

Sementara di Amerika Serikat (AS), kepala komunikasi Gedung Putih Kate Bedingfield mengatakan mendapatkan informasi mengenai militer Rusia yang memberikan info sesat kepada Putin

"Kami memiliki informasi bahwa Putin merasa disesatkan oleh militer Rusia yang telah mengakibatkan ketegangan terus-menerus antara Putin dan kepemimpinan militernya," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Putin Punya "Harta Karun" Rp 2.867 T, Disimpan di Laut Hitam?


(tfa/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading